Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Jeunieb, Warga Terpaksa Beli hingga Rp65 Ribu

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, Bireuen – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram terjadi di Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Minggu (14/12/2025). Kondisi ini membuat warga kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil akibatnya harga gas melon tersebut melonjak tajam hingga mencapai Rp65 ribu per tabung.

Sejumlah warga mengaku sudah beberapa hari terakhir berkeliling ke pangkalan dan kios pengecer, namun gas elpiji 3 kilogram sulit ditemukan, jika pun tersedia, harganya jauh di atas harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Sudah berapa hari kami cari gas, di pangkalan kosong, Kalau ada di pengecer harganya sampai Rp60 ribu bahkan Rp65 ribu, mau tidak mau harus beli karena sangat dibutuhkan untuk masak,” ujar seorang warga

Kelangkaan ini sangat dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk pedagang kecil seperti penjual makanan dan minuman yang sangat bergantung pada gas elpiji 3 kilogram, Mereka berharap pasokan segera normal agar harga kembali stabil.

Sementara itu, pemilik kios pengecer yang enggan disebutkan namanya, mengaku terbatasnya stok membuat harga tidak dapat dihindari naik, menurut mereka, gas elpiji dari agen jarang masuk dan jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kami juga dapatnya sedikit, kadang seminggu sekali, itu pun cepat habis Kalau harga naik, karena kami beli juga sudah mahal,” kata salah satu pengecer.

Warga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait, khususnya Dinas Perdagangan serta Pertamina, segera turun tangan untuk menstabilkan pasokan gas elpiji bersubsidi di Kecamatan Jeunieb, mereka juga berharap ada pengawasan ketat agar distribusi gas 3 kilogram tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah tersebut.

Baca Juga:  IKPS–BAMPERS Siak Perawang Berangkat Salurkan Bantuan ke Pesisir Selatan

Berita Terkait

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x