Kompasakses.Com, Aceh Utara – Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Aceh Utara Rabu (25/02/2026), resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Momentum tersebut menjadi ajang penegasan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Dalam sambutannya Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., sampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Tema yang diangkat, “Penggunaan Metode Mengajar untuk Mutu Pendidikan yang Siap Berdaya Saing”, dinilai relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21 yang menuntut inovasi dan adaptasi.
Disebutkan bahwa mutu pendidikan tidak hanya diukur dari administrasi yang rapi, tetapi juga dari praktik pembelajaran yang hidup dan memanusiakan. Guru diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan di sekolah masing-masing.
MGMP disebut sebagai “laboratorium ide” bagi para guru. Melalui forum tersebut, para pendidik dapat merancang, merefleksikan, dan menyempurnakan metode mengajar.
Nilai-nilai kearifan lokal Aceh seperti Aneuk Taldong, Agama Tapeukong ditekankan sebagai dasar dalam menciptakan ruang belajar yang aman dan berkarakter, serta membentuk generasi yang patuh, cerdas, dan berakhlak mulia.
Dalam kesempatan itu juga Muhammad Johan, sampaikan tiga pesan kunci kepada pengurus MGMP yang baru dilantik.
Pertama, menjadi pelopor metode pembelajaran yang berpihak pada murid.
Guru didorong beralih dari metode ceramah satu arah menuju pembelajaran aktif, inkuiri, dan berdiferensiasi, serta memanfaatkan asesmen formatif sebagai alat memahami potensi setiap siswa.
Kedua, mengokohkan karakter di tengah daya saing global. Keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlak mulia dinilai penting, dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Aceh dalam setiap proses pembelajaran.
Ketiga, membangun jejaring kolaborasi tanpa batas. MGMP diharapkan menjadi wadah berbagi praktik baik, melakukan lesson study, serta menciptakan inovasi pembelajaran. Kolaborasi antar guru dinilai sebagai kunci dalam membangun komunitas belajar yang kuat.
Di akhir sambutan, Muhammad Johan pengurus MGMP yang baru dilantik diucapkan selamat bertugas dan diharapkan menjadikan amanah tersebut sebagai ladang ibadah.
Komitmen bersama ditegaskan untuk menjadikan sekolah sebagai benteng terdepan pendidikan Aceh Utara yang unggul, berkarakter, dan siap berdaya saing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT



















