Nasib Naas Menimpa RDS Wangunrekso Gegara Dikeroyok Sekelompok Orang

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.com, Pati Jawa Tengah – Nasib naas dialami oleh salah satu warga Wangunrekso inisial RDS (18 tahun) Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati Jawa Tengah diduga gegara dikeroyok sekelompok orang yang berada didepan toko tepatnya disebelah dapur SPPG Wangunrekso, korban cidera dan dirawat di Rumah Sakit KSH Pati.

‎Hal tersebut diketahui dari pantaun Cctv tempat/toko dan pemilik toko. Terlihat sebuah mobil Cold yang baru saja berparkir didepan/teras terlihat sopir dihampiri oleh sekelompok orang dan sopir turun dari kendaraan yang dikemudikannya setelah itu ditarik – tarik dan terjadi pemukulan oleh sekelompok orang tersebut.  Senin 9 Maret 2026, sekira pukul 03:00 Wib.

‎Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut guna untuk sebuah rilisan berita, awak media mencoba mendatangi lokasi toko untuk konfirmasi. Dan dilokasi pemilik toko saat dimintai keterangan menyampaikan” mobil Cold yang berparkir didepan tokonya, sopir dihampiri oleh orang – orang itu yang sebelumnya duduk dikursi teras dan terjadi pemukulan terhadap sopir. Sopir dipukul tidak hanya memakai tangan tetapi mereka memakai alat berupa batu- batu yang berada dipinggir jalan dan ditempat kejadian banyak saksi juga (Karyawan SPPG), sekelompok orang itu kisaran kurang lebih 15 sampai 20 orang.” Ucap pemilik toko

‎Selanjutnya untuk memastikan kembali awak media melakukan silahturohmi ketempat Polsek setempat (Polsek Tambakromo). Dan sesampainya di kantor Polsek Tambakromo, melalui via whatshapp Kapolsek mengkonfirmasi kepada awak media agar menemui Kanit Reskrim. Setelah itu, Kanit Reskrim beserta anggota reskrim Polsek Tambakromo saat dikonfirmasi menyampaikan, sudah melakukan klarifikasi kepada saksi yang saat itu berada di TKP dan selanjutnya akan melakukan pemanggilan saksi – saksi lain guna untuk penanganan lebih lanjut, sehingga dengan keterangan dari para saksi kita dapat mengantongi siapa nama – nama pelaku pengeroyoaan itu.” Ucap, Kanit dan beberapa anggota di kantor kerjanya. Rabu 11 Maret 2026

‎Dengan adanya bukti yang berada di Cctv , pihak Keluarga korban meminta kepada pihak Kepolisian Polsek Tambakromo maupun Polresta Pati untuk segera mengusut tuntas dan menangkap para pelaku pengeroyoan terhadap korban (Anaknya).

‎Pengeroyokan yang mengakibatkan cedera berat merupakan tindak pidana serius yang diatur dalam hukum di Indonesia. Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 170 KUHP atau Pasal 354 KUHPbaru, tergantung pada detail kasusnya.

‎Jerat Hukum Pengeroyokan
‎Pengeroyokan secara umum diatur dalam Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana melakukan kekerasan terhadap orang secara bersama-sama di muka umum.

‎Pengeroyokan Biasa: Diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

‎Mengakibatkan Luka Berat: Jika perbuatan tersebut mengakibatkan luka berat, ancaman hukumannya lebih berat, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP baru) atau hingga 8 tahun jika dikategorikan sebagai penganiayaan berat yang disengaja dalam Pasal 354 KUHP.

‎Mengakibatkan Kematian: Jika pengeroyokan mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun (UU No. 1/2023) atau hingga 10 tahun (Pasal 354 KUHP).
Bersambung……
( team)

Baca Juga:  Masih Pegang Girik di 2026? Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Berita Terkait

Rakor Kementerian ATR/BPN Bersama KPK dan Pemerintah Daerah se-Sultra, Hasilkan Komitmen Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Ekonomi Daerah
Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan Kantah Kab. Jepara
Pengumuman Operasional Pelayanan Kantah Kab. Jepara
Mau beli Tanah? Yukk Cek dan Teliti
Kantah Kab. Jepara Mengucapkan Selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus
Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman
Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir
Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:27

Rakor Kementerian ATR/BPN Bersama KPK dan Pemerintah Daerah se-Sultra, Hasilkan Komitmen Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Ekonomi Daerah

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:24

Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:22

Pengumuman Operasional Pelayanan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:20

Mau beli Tanah? Yukk Cek dan Teliti

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:15

Kantah Kab. Jepara Mengucapkan Selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:14

Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:25

Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:13

Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang

Berita Terbaru

Uncategorized

Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:24

Uncategorized

Pengumuman Operasional Pelayanan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:22

Uncategorized

Mau beli Tanah? Yukk Cek dan Teliti

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:20

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x