Pemkab Tutup Mata, Krisis Air Bersih di Baktiya dan Jambo Aye Makin Parah

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, ACEH UTARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara didesak agar segera mengambil tindakan untuk menangani persoalan krisis air bersih di Gampong Alue Bili Geulumpang Kecamatan Baktiya, Sabtu (04/04/2026).

Salah satu desa terparah mengalami krisis air bersih di Baktiya yakni Gampong Alue Bili Geulumpang. Begitu juga di desa-desa lain seperti Kecamatan Tanah Jambo Aye juga mengalami hal serupa.

Informasi diperoleh dari warga Alue Bili Geulumpang, mereka sudah 5 bulan mengalami krisis air bersih, setelah kawasan tersebut diterjang bencana banjir. Adapun jaringan PDAM di kawasan itu tidak berfungsi.

“Empat dusun di sini, satu dusun air PDAM hidup-mati. Tiga dusun tidak hidup sama sekali. Pemerintah seharusnya peka terhadap cuaca panas saat ini, ekstrem, sumur-sumur kering,” ujar seorang warga yang tidak perlu disebut namanya.

Bukan hanya dua desa itu, hampir 90 persen desa lain di berbagai kecamatan juga mengalami hal serupa pasca-banjir. Namun, hingga saat ini tidak ada perhatian dari pemerintah.

Warga sulit untuk mendapatkan air bersih dikarenakan sumur mereka mulai kering. Sementara sumber lain seperti sungai juga ikut kering dan jikapun ada air tetapi keruh.

“Masalah bagaimana cara menanganinya itu urusan pemerintah, bukan urusan kami rakyat. Cara ya dipikir oleh mereka yang punya jabatan,” ujar warga.

Perumda Tirta Pase yang menangani persoalan air bersih hingga saat ini belum terhubung dengan wartawan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.[]

Baca Juga:  Bupati Aceh Utara Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Rakor Kementerian ATR/BPN Bersama KPK dan Pemerintah Daerah se-Sultra, Hasilkan Komitmen Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Ekonomi Daerah
Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan Kantah Kab. Jepara
Pengumuman Operasional Pelayanan Kantah Kab. Jepara
Mau beli Tanah? Yukk Cek dan Teliti
Kantah Kab. Jepara Mengucapkan Selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus
Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman
Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir
Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:27

Rakor Kementerian ATR/BPN Bersama KPK dan Pemerintah Daerah se-Sultra, Hasilkan Komitmen Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Ekonomi Daerah

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:24

Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:22

Pengumuman Operasional Pelayanan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:20

Mau beli Tanah? Yukk Cek dan Teliti

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:15

Kantah Kab. Jepara Mengucapkan Selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:14

Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:25

Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:13

Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang

Berita Terbaru

Uncategorized

Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:24

Uncategorized

Pengumuman Operasional Pelayanan Kantah Kab. Jepara

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:22

Uncategorized

Mau beli Tanah? Yukk Cek dan Teliti

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:20

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x