Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia Tersambar Petir, Seorang Anak Dirujuk ke RS Cut Meutia

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 15:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

LHOKSUKON – Seorang warga Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia akibat tersambar petir saat hujan deras disertai angin kencang pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.50 WIB. Selain korban meninggal, seorang anak berusia 9 tahun turut menjadi korban dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Cut Meutia Lhokseumawe untuk mendapatkan perawatan intensif.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Zakaria (51), seorang petani, warga Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan. Sementara korban lainnya, Khalis Multazam bin Nurdin Hasan (9), pelajar, mengalami luka akibat tersambar petir dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Langkahan sebelum dirujuk ke RS Cut Meutia.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi Munandar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat wilayah Gampong Buket Linteung dilanda hujan deras disertai petir dan angin kencang.

“Petir pertama kali menghantam meteran listrik milik salah satu warga atas nama Rusli bin Syam Budiman yang mengeluarkan suara ledakan. Berselang beberapa menit, saksi atas nama Salmina datang meminta pertolongan karena suaminya telah tersambar petir di dalam rumah,” ujar Iptu Edi Munandar.

Mendengar hal tersebut, Rusli langsung menuju rumah korban Zakaria untuk memberikan pertolongan. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di bagian dapur rumah. Saksi sempat memberikan pertolongan dengan menggosok minyak ke dada korban, namun korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Tak lama kemudian, saksi lainnya, Majidah, juga meminta pertolongan karena anaknya, Khalis Multazam, turut tersambar petir. Diketahui rumah korban Khalis berada berdekatan dengan rumah korban Zakaria.

Sekitar pukul 16.10 WIB, kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Langkahan untuk mendapatkan pertolongan medis. Setibanya di puskesmas, Zakaria dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis, sementara Khalis Multazam mendapatkan perawatan intensif.

“Selanjutnya, korban Khalis Multazam dirujuk ke RS Cut Meutia Lhokseumawe untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan jenazah korban Zakaria telah dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan,” jelas Kapolsek Langkahan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa petir juga menyambar meteran listrik milik saksi Rusli, yang menjadi sumber aliran listrik ke rumah korban Zakaria dan rumah korban Khalis.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras disertai petir, terutama dengan menghindari penggunaan peralatan listrik serta mencari tempat yang aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga:  Rapim Semester I, Menteri Nusron Minta Jajaran Evaluasi Tunggakan dan Layanan Elektronik

Berita Terkait

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x