Distribusi Bantuan Nontunai Jangkau 330 KK dan 110 Penyandang Disabilitas di Aceh Utara

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Aceh Utara, 4 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama CBM Global dan YAKKUM Emergency Unit (YEU) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.

Sebanyak 330 kepala keluarga (KK) menerima Bantuan Non Tunai Multiguna (MPCA), sementara 110 penyandang disabilitas memperoleh Bantuan Tambahan (Disability Top-Up).

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Gampong Glumpang Samlakoe, Kecamatan Baktiya, pada Senin (4/5), sebagai bagian dari respons kemanusiaan yang telah berlangsung sejak 8 Desember 2025 hingga 31 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Utara dengan mitra kemanusiaan. Proses distribusi dilakukan secara terorganisir dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan inklusivitas, khususnya dalam memastikan akses yang setara bagi penyandang disabilitas.

Perwakilan YEU, Jonny, menyampaikan bahwa bantuan ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus memperkuat daya pulih masyarakat terdampak bencana.

“Kami memastikan bahwa bantuan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga inklusif dan mempertimbangkan kebutuhan spesifik kelompok berisiko, khususnya penyandang disabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Aceh Utara, Fakruradhi, melalui Kabag Rehabilitasi Sosial menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam memastikan respons bencana yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Masyarakat setempat menyambut baik bantuan tersebut. Salah satu penerima, Muhammad (46), mengaku sangat terbantu.

“Alhamdulillah, dengan adanya uang ini kami merasa senang dan sangat membantu kebutuhan keluarga,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan penerima bantuan disabilitas yang mendapatkan tambahan dana. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan kesehatan, termasuk pembelian obat-obatan.

Sebelumnya, program respons bencana yang dijalankan CBM Global dan YEU di Aceh Utara juga telah menjangkau 2.016 warga melalui layanan kesehatan dan dukungan psikososial di Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Baktiya.

Selain itu, bantuan nontunai telah disalurkan kepada 968 KK serta bantuan tambahan kepada 171 penyandang disabilitas.

Tak hanya itu, dukungan juga diberikan melalui penyediaan alat bantu bagi 143 penyandang disabilitas yang tersebar di lima desa, yakni Matang Serdang dan Pucok Alue di Kecamatan Tanah Jambo Aye, serta Alue Geudong, Pulo Seuke, dan Matang Keulayu di Kecamatan Baktiya.

Upaya kemanusiaan ini turut diperkuat dengan peningkatan kapasitas para aktor terkait melalui penguatan kepedulian dan sensitivitas terhadap inklusi disabilitas.

Hal ini dilakukan melalui aktivasi Subklaster Lansia, Disabilitas, dan Kelompok Rentan (LDR) di tingkat kabupaten sebagai wadah koordinasi lintas sektor.

Melalui berbagai intervensi tersebut, para pihak berharap proses pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat ketahanan komunitas dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

Baca Juga:  Ketua Umum AKPERSI Beri Apresiasi dan Seruan Moral bagi Jurnalis Setelah Putusan MK Jadi Tameng Kuat Kemerdekaan Pers

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x