Media Kompas.Com, Aceh Utara — Aksi solidaritas terus mengalir bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Utara. Organisasi Masyarakat (Ormas) 234 SC bersama JHL Group dan JHL Merah Putih Jum’at (12/12/2025), menyalurkan bantuan logistik menggunakan sembilan unit truk ke sejumlah titik pengungsian dan desa yang masih terisolir dampak bencana.
Bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, kompor, gas, air mineral, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, selimut, perlengkapan sekolah, hingga obat-obatan. pengiriman dilakukan secara bertahap sejak pagi dengan menyasar wilayah yang akses jalannya masih sulit dilalui kendaraan ringan.
Perwakilan Ormas 234 SC menyebutkan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang sedang menghadapi masa sulit. Mereka berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat banjir bandang.
Sementara itu, perwakilan Ketua Ormas 234 SC Aceh Utara Ali Kuba, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya JHL Group, JHL Merah Putih, dan Ormas 234 SC.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan respon cepat yang diberikan. bantuan ini sangat berarti di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang bangkit dari dampak banjir bandang. semoga kolaborasi seperti ini terus terjalin agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara merata ke lokasi-lokasi terdampak yang membutuhkan. pendataan korban dan distribusi logistik terus dilakukan agar tidak ada warga yang terlewat.
Banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di Aceh Utara beberapa hari terakhir menyebabkan ratusan rumah hanyut, ribuan warga mengungsi, serta memutus akses jalan di beberapa titik. upaya bantuan masih terus berlangsung dari berbagai lembaga, instansi, dan komunitas di seluruh Indonesia.
Pengiriman sembilan truk bantuan ini menjadi salah satu kontribusi terbesar yang diterima wilayah tersebut dalam masa tanggap darurat. pemerintah daerah menyatakan bahwa dukungan dari masyarakat luas sangat membantu proses pemulihan di lapangan.



















