Polisi Pastikan Tidak Ada Luka Kekerasan Pada Kasus Pria Gantung Diri di Telukagung Indramayu

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Indramayu,//Mediakompas.,- Polsek Indramayu Polres Indramayu Polda Jabar melakukan tindakan awal di tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan adanya seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Telukagung Blok Bojong 2 RT 014 RW 005, Kecamatan dan Kabupaten Indramayu, Minggu (4/1/2026).

 

Korban diketahui bernama Edi Suhaedi (49). Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh anak tiri korban, Khusnul Khotimah, yang saat itu berada di dalam kamar. Setelah keluar menuju ruang tengah rumah, saksi mendapati korban dalam kondisi tergantung dan tidak bergerak.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian memberitahukan kepada para tetangga, yakni Dul Rohman, Tarma, dan Rusdani. Para tetangga lalu segera masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi korban.

 

“Setelah masuk ke dalam rumah, para saksi melihat korban dalam posisi tergantung tidak bernyawa,” kata AKP Tarno.

 

Menurut keterangan saksi, saat itu posisi tangan korban masih mencoba melepaskan Ikatan tali di leher korban dan para tetangga berupaya untuk menyelamatkan korban dengan bersama – sama melepaskan Ikatan tersebut.

 

Para tetangga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan melepaskan ikatan tersebut dan segera membawa korban ke RS MM Indramayu dengan harapan nyawa korban masih dapat diselamatkan. Namun, setibanya di rumah sakit dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr. Bahrun, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga:  Peringatan May Day di Banda Aceh Berlangsung Tertib, Polda Aceh Bagikan 2,5 Ton Beras

 

Selanjutnya, korban dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan.

 

Sekitar pukul 10.00 WIB, setelah menerima laporan dari masyarakat, Polsek Indramayu dipimpin langsung Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari, S.H., mendatangi lokasi kejadian dan memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

Polsek Indramayu kemudian berkoordinasi dengan Piket Siaga Polres Indramayu dan Unit Inafis guna melakukan olah TKP.

 

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, di antaranya tali tambang nilon berwarna putih sepanjang sekitar 3,1 meter yang masih terikat pada balok beton, serta sebuah drum plastik berwarna putih yang diduga digunakan sebagai pijakan. Pada leher korban juga ditemukan bekas jeratan.

 

Untuk memastikan penyebab kematian, dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh dr. Heppy Novlina, Kepala UPTD Puskesmas Plumbon, bersama tim Inafis Polres Indramayu. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam pada tubuh korban, selain bekas jeratan di leher.

 

“Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi,” terang AKP Tarno.

 

Lanjut disampaikan AKP Tarno, berdasarkan keterangan para saksi serta hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga mengalami tekanan psikologis.

 

Diketahui, korban telah beberapa bulan tidak bekerja akibat kondisi fisik pasca kecelakaan, serta menghadapi persoalan keluarga dan ekonomi. Korban juga disebut pernah beberapa kali melakukan percobaan serupa yang berhasil digagalkan oleh warga.

 

Jono Suhendra

Berita Terkait

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:06

Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x