Bupati Aceh Utara (Ayah Wa) dampingi Penasehat Presiden ke Langkahan

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, Lhoksukon – Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil (Ayah Wa) mendampingi Penasehat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) H. Dudung Abdurrachman di Dusun Bidari, Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 8/1/2026

Dalam kunjungan tersebut H. Dudung menyerahkan bantuan, berupa 100 unit starlink lengkap dengan sumber daya listrik untuk dipasang di Gampong Leubok Pusaka.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memulihkan saluran komunikasi warga pasca bencana banjir, yang beberapa waktu lalu jaringan komunikasi masih blackout.

Pada kesempatan tersebut Ayah Wa turut menghanturkan ucapan terima kasih kepada H. Dudung dan rombongan, yang turun langsung ke lokasi bencana untuk meninjau dampak bencana banjir di Leubok Pusaka, Langkahan

Ayah Wa, menyebutkan dari total 27 Kecamatan di Aceh Utara, sebanyak 25 Kecamatan terdampak banjir bandang. Menurutnya skala bencana tersebut dampaknya sangat besar dan luas bagi kehidupan masyarakat.

“Dampaknya sangat luas melebihi dari dampak tsunami oleh sebab itu penanganan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah Aceh Utara. Akan tetapi, harus dikerjakan bersama-sama dengan melibatkan semua pihak agar kondisi sosial dan ekonomi masyarakat segera pulih kembali pasca bencana banjir.

“Dengan kehadiran H. Dudung di lokasi bencana banjir diharapkan membawa harapan baru bagi masyarakat aceh utara dalam proses penanganan bencana banjir

Terkait hunian tetap (Huntap) bagi warga setempat, sementara direncanakan di Dusun Simpang Lima, yang masih berada di Gampong Leubok Pusaka dan lahan tersebut merupakan tanah negara milik PGE.

Kendati demikian pemerintah daerah juga membuka kemungkinan penggunaan tanah milik warga, apabila ada warga yang bersedia menjual untuk keperluan hunian tetap (Huntap)

Sedangkan untuk hunian sementara (Huntara) pemerintah sedang mencari lahan yang layak dan aman digunakan oleh warga yang terdampak bencana banjir

Seperti diberitakan sebelumnya, bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara terdampak luas terhadap masyarakat. Berdasarkan rekapitulasi laporan sementara Pusat Informasi Posko Bencana Banjir BPBD Aceh Utara dan disajikan oleh Dinas Komunikasi dan Persandian (Diskominsa), per 8 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat 230 orang.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan data sebelumnya per 1 Januari 2026 yang mencatat 216 korban meninggal. Dengan demikian, terdapat penambahan 14 korban jiwa.

Selain korban meninggal, sebanyak 2.127 orang mengalami luka-luka. Bencana ini juga berdampak besar terhadap kelompok rentan di antaranya 1.433 ibu hamil, 9.525 balita, 6.895 lansia, serta 513 penyandang disabilitas.

BPBD Aceh Utara mencatat sebanyak 124.549 kepala keluarga atau 433.064 jiwa terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, 19.047 Kepala Keluarga (KK) atau 67.876 jiwa terpaksa mengungsi di 210 titik lokasi pengungsian.

Di sektor pendidikan, banjir berdampak pada 74.383 siswa dan 9.071 guru. Sementara itu, korban meninggal dari lingkungan pendidikan terdiri atas satu kepala sekolah, satu guru, dua tenaga pendidik, dan tiga siswa.

Kerusakan infrastruktur dan permukiman juga cukup signifikan. Tercatat 72.364 rumah terendam, 3.506 rumah hilang, 6.236 rumah rusak berat, 16.325 rusak sedang, dan 20.280 rumah rusak ringan.

Banjir turut menyebabkan 11.929 hektare lahan padi puso dan 10.674 hektare tambak terdampak akibat banjir dan lumpur. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada jalan, tanggul sungai, jembatan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, perkantoran, rumah ibadah, pesantren (dayah) serta sektor perkebunan, perikanan, peternakan dan UMKM.

Baca Juga:  Desa Sayang Sedayu Wakili Sambas dalam Penilaian Tertinggi Nasional Program Kampung Iklim Kategori Lestari

Berita Terkait

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x