Yulinda Sayuti pimpin pemulihan trauma anak di Ujong Pacu

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 09:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, LHOKSEUMAWE — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Trauma Healing untuk Perlindungan terhadap Anak dari Ancaman Kekerasan Pascabencana Dalam/Luar Rumah Tangga di Gampong Ujong Pacu, Jumat (24/4).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat perlindungan anak, khususnya dalam situasi pascabencana.

Dalam sambutannya, Ny. Yulinda Sayuti menegaskan pentingnya penanganan trauma anak secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Trauma yang dialami anak perlu ditangani secara serius karena dapat berdampak terhadap perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Oleh karena itu, trauma healing menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendampingan psikologis yang tepat akan membantu anak-anak kembali pulih dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.

“Kita ingin memastikan anak-anak tidak hanya pulih, tetapi juga kembali memiliki rasa aman dan percaya diri. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Kegiatan ini turut melibatkan Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi anak dalam kegiatan pemulihan dan perlindungan.

Adapun peserta kegiatan terdiri dari anak-anak PAUD Gampong Ujong Pacu dan Cot Trieng, dua wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir yang terjadi pada tahun lalu di Kota Lhokseumawe.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Bunda PAUD juga berinteraksi langsung dengan anak-anak. Beberapa anak diberi kesempatan untuk menyampaikan cerita dan pengalaman mereka, sebagai bagian dari proses pemulihan emosional.

Tak hanya itu, suasana kegiatan semakin cair ketika Bunda PAUD Yulinda Sayuti turut mengajak anak-anak bergerak dan bermain bersama, menciptakan momen keceriaan yang membantu anak-anak merasa lebih rileks dan nyaman.

Kegiatan ini menghadirkan dua sesi utama, yakni psikoedukasi trauma pascabencana yang disampaikan oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dengan dibuka oleh Nofayana, ST, MAP, serta sesi praktik teknik relaksasi dan manajemen stres oleh Konselor Addina Kamila, S.Psi dan Ahmad Reyhan, S.Psi.

Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan layanan perlindungan anak berbasis wilayah terdampak.

“Kegiatan ini menyasar anak-anak dari wilayah yang terdampak cukup parah saat banjir tahun lalu di Kota Lhokseumawe. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan proses pemulihan psikologis anak berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kapasitas pendamping di lapangan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sebagai generasi penerus bangsa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DP3AP2KB Kota Lhokseumawe Ny. Nurhayati, S.Ag, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PPPKA) Susilawati, S.Pi, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Intan Sofia, SE., M.Kesos, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yusmarliana, SKM serta Pengurus Bunda PAUD Kota Lhokseumawe

Baca Juga:  Komisi II DPR RI Pertanyakan Soal Anggaran Penanggulangan Pascabencana di Sumatra, Menteri Nusron Pastikan Bisa Lakukan Refocusing

Berita Terkait

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:06

Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x