Proyek Rehabilitasi Jalan di Desa Pawidean Diduga Retak, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan dan Ketiadaan Papan Informasi

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Indramayu//Kompasakses.com

Proyek rehabilitasi jalan yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Kimrum) di Blok Selong, Desa Pawidean, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, menjadi sorotan warga. Pasalnya, proyek yang baru beberapa hari dikerjakan itu dilaporkan telah mengalami keretakan pada sebagian hasil pengecoran.

Selain kondisi tersebut, warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Padahal, papan informasi merupakan salah satu bentuk keterbukaan kepada masyarakat mengenai sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan warga sekitar, pekerjaan diduga tidak diawali dengan pemasangan pondasi yang memadai. Warga menyebut sebagian besar pengecoran dilakukan langsung di atas tanah, sementara penggunaan batu urug (base course) disebut hanya sekitar dua truk.

Baca Juga:  Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja, Sekjen Kementerian ATR/BPN Targetkan SAKIP Capai Predikat A

“Yang retak ini baru hitungan jam setelah dicor sudah pecah. Kemungkinan karena beton belum benar-benar kering, tetapi bekisting sudah dilepas. Bisa juga karena dasar jalannya kurang menggunakan batu urug,” ujar salah seorang warga.

Warga berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan agar proyek yang dibiayai dengan anggaran pemerintah tersebut sesuai dengan spesifikasi teknis dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kimrum Kabupaten Indramayu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keretakan proyek maupun tidak terpasangnya papan informasi di lokasi pekerjaan. Media ini akan berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.

 

Tim.

Berita Terkait

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x