Indramayu//Kompasakses.com
Proyek rehabilitasi jalan yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Kimrum) di Blok Selong, Desa Pawidean, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, menjadi sorotan warga. Pasalnya, proyek yang baru beberapa hari dikerjakan itu dilaporkan telah mengalami keretakan pada sebagian hasil pengecoran.
Selain kondisi tersebut, warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Padahal, papan informasi merupakan salah satu bentuk keterbukaan kepada masyarakat mengenai sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan warga sekitar, pekerjaan diduga tidak diawali dengan pemasangan pondasi yang memadai. Warga menyebut sebagian besar pengecoran dilakukan langsung di atas tanah, sementara penggunaan batu urug (base course) disebut hanya sekitar dua truk.
“Yang retak ini baru hitungan jam setelah dicor sudah pecah. Kemungkinan karena beton belum benar-benar kering, tetapi bekisting sudah dilepas. Bisa juga karena dasar jalannya kurang menggunakan batu urug,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan agar proyek yang dibiayai dengan anggaran pemerintah tersebut sesuai dengan spesifikasi teknis dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kimrum Kabupaten Indramayu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keretakan proyek maupun tidak terpasangnya papan informasi di lokasi pekerjaan. Media ini akan berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.
Tim.



















