Lubang Menganga di Jalan Provinsi Desa Tanah Hitam, Warga Khawatir Memakan Korban

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

SAMBAS, kompasakses.com– Sebuah lubang besar menganga di ruas jalan provinsi yang berada di Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat dan pengguna jalan karena berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lubang tersebut berada tepat di badan jalan dan saat ini hanya diberi penanda sederhana menggunakan kayu serta kain sebagai peringatan bagi pengendara. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup untuk menjamin keselamatan pengguna jalan yang melintas.

Warga setempat mempertanyakan mengapa kerusakan tersebut belum juga mendapatkan penanganan, padahal kondisinya dinilai cukup membahayakan. Mereka berharap pemerintah provinsi melalui instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum terjadi insiden yang tidak diinginkan.

“Jangan sampai menunggu ada korban baru dilakukan perbaikan. Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan bagi pengguna jalan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain mengancam keselamatan pengendara sepeda motor, lubang tersebut juga berisiko membahayakan kendaraan roda empat yang melintas, terutama jika pengemudi tidak mengetahui keberadaan lubang atau kehilangan kendali saat berusaha menghindarinya.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pengecekan dan penanganan darurat agar akses transportasi di kawasan tersebut tetap aman dan lancar.

Seperti pepatah lama yang sering diingatkan masyarakat, “malang tak berbau”. Karena itu, langkah pencegahan dan perbaikan dinilai lebih penting daripada penanganan setelah terjadi kecelakaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari instansi terkait mengenai jadwal perbaikan maupun penyebab munculnya lubang tersebut.

Berita Terkait

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:06

Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x