Kompasakses.Com, ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana melalui bantuan isi hunian rumah dan jaminan hidup (Jadup) tahap III. Total bantuan yang tercatat dalam rekap penerima mencapai Rp11.216.850.000. Selasa (11/08/2026).
Berdasarkan data rekap penerima bantuan, bantuan isi hunian dialokasikan sebesar Rp9.825.000.000, sedangkan bantuan jaminan hidup (Jadup) sebesar Rp1.391.850.000.
Bantuan isi hunian diberikan kepada masyarakat di sejumlah kecamatan, di antaranya Banda Baro, Dewantara, Kuta Makmur, Nibong, Nisam, Nisam Antara, Paya Bakong, Pirak Timu, Samudera, dan Seunuddon.
Sementara bantuan Jadup tercatat diberikan kepada masyarakat di Gampong Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, dengan jumlah penerima sebanyak 230 KK atau 1.031 jiwa. Bantuan tersebut tercatat sebesar Rp1.391.850.000.
Dalam sambutan tertulis Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, yang disampaikan Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, S.I.Kom. pada kegiatan penyerahan bantuan, disebutkan bahwa bantuan Jadup merupakan salah satu bantuan yang sangat dinantikan masyarakat.
“Bantuan ini sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan meringankan beban keluarga,” demikian disampaikan Bupati dalam sambutannya.
Menurutnya, bantuan isi hunian diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menata tempat tinggal agar lebih layak dan nyaman. Sedangkan bantuan Jadup diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama masyarakat berupaya memulihkan kehidupan pascabencana.
Bupati menegaskan, bantuan pemerintah tidak semata-mata dilihat dari nilai atau jumlah yang diterima, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Kita ingin masyarakat merasakan bahwa ketika menghadapi kesulitan, mereka tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
Pemkab Aceh Utara, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh serta seluruh pihak terkait untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani dengan sebaik-baiknya.
Kepada masyarakat penerima, Bupati berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk kebutuhan yang benar-benar penting bagi keluarga.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memandang bantuan tersebut sebagai akhir dari perjuangan, melainkan sebagai salah satu langkah untuk kembali bangkit.
“Jadikan bantuan ini sebagai awal untuk kembali bangkit. Sebagaimana slogan kita bersama yaitu ‘Aceh Utara Bangkit’,” kata Bupati.
Bupati berharap masyarakat Aceh Utara tidak hanya mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk kembali berdiri, bekerja dan membangun kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Aceh Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Aceh Utara.
Bupati berharap sinergi antara pemerintah pusat dan Pemkab Aceh Utara terus terjalin dengan baik sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu dan berbagai persoalan masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan kepada kita semua serta memberikan kemudahan bagi masyarakat Aceh Utara dalam melanjutkan kehidupan dan membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.



















