Anggaran 17 Miliar Terindikasi Tidak Efisien, Bangunan Jalan Pekerjaan PT Sinar Cahaya Pelita di Ruas Ngabang–Sanggau Kembali Amblas

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Spread the love

SANGGAU – Kualitas pekerjaan preservasi jalan nasional pada ruas Ngabang–Sanggau menjadi sorotan tajam setelah titik kerusakan di Turunan Semboja, Kelurahan Bunut, kembali amblas. Padahal, proyek yang menelan pagu anggaran APBN kurang lebih Rp17 Miliar ini baru saja selesai diperbaiki pada April 2026.

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Sinar Cahaya Pelita melalui mekanisme e-katalog ini dinilai masyarakat tidak menyentuh akar persoalan teknis.

Kerusakan yang terus berulang di lokasi yang sama setiap tahunnya memicu kecurigaan bahwa penanganan hanya dilakukan secara permukaan demi penyerapan anggaran, tanpa menyelesaikan masalah substansi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegagalan Teknis: Bahu Jalan Lebih Tinggi dari Badan Jalan

Berdasarkan investigasi lapangan, amblasnya jalan ini diduga kuat akibat kesalahan metode konstruksi drainase permukaan. Poin-poin kegagalan teknis yang ditemukan antara lain:

Kesalahan Elevasi: Kondisi bahu jalan terpantau lebih tinggi daripada badan jalan. Hal ini mengakibatkan air hujan tidak mengalir ke saluran drainase samping, melainkan tertahan dan mengalir di antara bahu serta badan jalan.

Destruksi Lapisan Agregat: Air yang terjebak menciptakan jalur lintasan yang meresap ke struktur bawah aspal. Arus air ini menghanyutkan lapisan agregat (material halus), sehingga pondasi jalan kehilangan daya dukung dan menyebabkan permukaan jalan amblas kembali setiap kali hujan deras mengguyur.

Baca Juga:  Konflik Belasan Tahun Berakhir, Sertipikat Redistribusi Tanah Buka Jalan Pemulihan Ekonomi Desa Soso

Sorotan Terhadap Penggunaan Dana APBN

Dengan nilai kontrak mencapai 17 Miliar Rupiah, masyarakat menuntut hasil pekerjaan yang permanen dan fungsional. Jalur Ngabang–Sanggau merupakan urat nadi logistik utama yang menghubungkan akses ke Kabupaten Sekadau, Sintang, hingga Kapuas Hulu.

“Penanganan yang salah mengakibatkan pekerjaan terkesan asal jadi. Sangat disayangkan anggaran sebesar 17 Miliar tidak mampu menyelesaikan masalah sederhana seperti elevasi bahu jalan. Jika air tetap masuk ke badan jalan, perbaikan ini hanya akan menjadi ‘proyek abadi’ yang merugikan negara,” tegas salah seorang warga pengguna jalan.

Desakan Audit Teknis kepada BPJN Kalimantan Barat.

Masyarakat mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat untuk segera turun tangan melakukan audit teknis terhadap kinerja PT Sinar Cahaya Pelita. Tuntutan masyarakat meliputi:

Perbaikan Elevasi Segera: Menurunkan bahu jalan agar fungsi drainase berjalan normal sesuai standar Bina Marga.

Audit Akuntabilitas: Mengevaluasi apakah pelaksanaan di lapangan sudah sesuai dengan spesifikasi teknis mengingat besarnya anggaran yang dikucurkan.

Solusi Permanen: Memutus jalur aliran air yang menyeberang badan jalan dengan pemasangan sub-drain agar struktur agregat tetap stabil.

Saat ini, kondisi di Turunan Semboja kembali membahayakan keselamatan pengguna jalan Trans Kalimantan, terutama kendaraan bermuatan logistik yang melintas menuju wilayah hulu.

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x