Diduga Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Batu Nanta Melawi Jadi Salah Satu Penyebab Kelangkaan di Masyarakat

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 08:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.com, Melawi – Tim media melakukan penelusuran lapangan terkait keluhan warga soal kelangkaan BBM subsidi di wilayah Batu Nanta, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Dari hasil investigasi awal, ditemukan dugaan praktik penyaluran BBM subsidi secara tidak sesuai ketentuan yang melibatkan pihak ketiga di SPBU 660624 Batu Nanta.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, tim media mendapati aktivitas pengangkutan BBM subsidi menggunakan mobil truk tanpa dilengkapi barcode resmi. BBM tersebut diduga “dilangsir” keluar SPBU untuk kemudian dipindahkan ke lokasi penampungan tertentu. Sumber di lapangan menyebutkan, BBM yang ditampung itu disinyalir akan disalurkan kembali ke aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) dengan harga jauh lebih tinggi dari ketentuan subsidi pemerintah.

Praktik ini dinilai berdampak langsung pada kelangkaan BBM subsidi di tingkat masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan antrean panjang serta kerap kehabisan stok, khususnya jenis BBM yang menjadi kebutuhan utama pelaku usaha kecil, nelayan sungai, hingga petani setempat. “Kalau pas langka, warga kecil yang paling duluan kena dampaknya. Kami sering tidak kebagian,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketua LSM Masyarakat Nusantara Indonesia (MNI), Afrizal, menegaskan pihaknya akan membawa temuan ini ke ranah pengaduan resmi. Menurutnya, pola penyaluran BBM subsidi melalui pihak ketiga yang diduga terhubung dengan jaringan mafia BBM merupakan praktik yang merugikan masyarakat dan berpotensi merugikan keuangan negara.
“Dari hasil temuan lapangan ini, kami akan melaporkan ke Pertamina serta aparat penegak hukum. Jika benar ada jaringan yang bermain, ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi dugaan kejahatan terorganisir yang harus diusut tuntas,” tegas Afrizal.

LSM MNI juga mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap tata kelola penyaluran BBM subsidi di SPBU tersebut, termasuk penelusuran alur distribusi, rekaman transaksi, serta keterlibatan pihak ketiga. Selain itu, pengawasan internal dari pihak pengelola SPBU dinilai perlu diperketat agar tidak terjadi penyimpangan yang berulang.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen SPBU terkait belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi atas temuan di lapangan. Media ini akan terus berupaya menghubungi pihak pengelola SPBU serta otoritas terkait guna memperoleh keterangan resmi dan berimbang

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x