Duel Akbar 50 Rapai Pase dan Deklarasi Rumoh Rapai Pase Resmi Digelar, Pemkab Aceh Utara Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Aceh Utara | Kompasakses.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Aceh melalui penyelenggaraan Pertunjukan Budaya “Duel Akbar 50 Rapai Pase” sekaligus Deklarasi Rumoh Rapai Pase yang berlangsung di Dayah Meuria, Kecamatan Syamtalira Aron, Sabtu (25/7/2026) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Gemuruh Warisan, Harmoni Peradaban” tersebut mempertemukan dua kelompok seni Rapai Pase, yakni Blah Nou Krueng dan Blah Deh Krueng, sebagai simbol persatuan serta kekayaan seni tradisional Aceh.

Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., MM. yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, Dayan Albar, S.Sos., M.A.P. secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, disampaikan petuah Aceh yang sarat makna.

“Adat bak Poteumeureuhom, Hukom bak Syiah Kuala, Qanun bak Putroe Phang, Reusam bak Laksamana.”

Menurut Bupati, petuah tersebut mengajarkan bahwa kehidupan masyarakat Aceh dibangun di atas keseimbangan antara adat, syariat, aturan, dan kebijaksanaan. Karena itu, menjaga budaya bukan sekadar melestarikan kesenian, melainkan menjaga sendi-sendi peradaban yang diwariskan oleh para leluhur.

“Malam ini kita berkumpul bukan sekadar menyaksikan sebuah pertunjukan seni, tetapi menyaksikan sejarah yang terus hidup agar warisan leluhur tetap menjadi napas kebudayaan yang diwariskan kepada generasi penerus,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menggagas serta menyelenggarakan kegiatan budaya tersebut.

Ia menilai, Duel Akbar 50 Rapai Pase bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah, sekaligus ruang pembinaan bagi generasi muda agar semakin mencintai seni tradisi Aceh.

Selain pertunjukan budaya, malam itu juga dilaksanakan Deklarasi Rumoh Rapai Pase yang diharapkan menjadi pusat pelestarian, pembelajaran, dokumentasi, serta pengembangan seni Rapai Pase sehingga mampu dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian seni, budaya, dan adat istiadat sebagai aset masa depan yang mampu memperkuat jati diri masyarakat serta mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Sekda saat membacakan sambutan Bupati.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Sekda Dayan Albar, S.Sos., M.A.P. mewakili Bupati Aceh Utara secara resmi membuka Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase dan Deklarasi Rumoh Rapai Pase.

Sementara itu, Ketua Panitia, Jafaruddin M.Sos dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga eksistensi seni Rapai Pase sebagai salah satu warisan budaya Aceh yang memiliki nilai sejarah, religi, dan persatuan.

Menurutnya, melalui deklarasi Rumoh Rapai Pase diharapkan akan lahir wadah yang mampu menghimpun para seniman, budayawan, akademisi, dan generasi muda dalam satu gerakan bersama melestarikan seni Rapai secara berkelanjutan.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan unsur Forkopimcam, di antaranya Sekretaris Daerah Aceh Utara Dayan Albar, Ketua Panitia Jafarudin, Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN) Lhokseumawe Dr. Alfian, M.A., Camat Syamtalira Aron Surya, Kapolsek Syamtalira Aron, Danramil Syamtalira Aron, Tim Rumoh Rapai Pase yang terdiri dari Dr. Kamaruddin Hasun, S.Sos., M.Si., Dr. Zahari, Masrindi, S.Sos., M.Kom.I., Harinawati, S.Sos., M.A., Mukhtaruddin, M.Sos., serta Keuchik Dayah Meuria Hizulyadi, tokoh masyarakat, ulama, akademisi, dan ratusan warga yang memadati lokasi acara.

Pertunjukan berlangsung meriah dengan gemuruh tabuhan puluhan rapai yang menggambarkan semangat kebersamaan masyarakat Aceh dalam menjaga dan merawat warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga:  Diduga Bungkam Konfirmasi Galian C Sumbermulyo, Kepala Cabang Dinas Kendeng Muria ESDM Tidak Respon WhatsaAp

Berita Terkait

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x