Kompasakses.com, SAMBAS – Munculnya berbagai keluhan dan kritik terkait pelayanan rumah sakit hendaknya disampaikan melalui mekanisme yang baik dan sesuai aturan. Intimidasi terhadap tenaga kesehatan (nakes) bukanlah solusi dalam menyelesaikan persoalan pelayanan kesehatan, bahkan dapat berdampak pada terganggunya proses pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), rumah sakit menerapkan sistem triase, yaitu metode penilaian medis untuk menentukan prioritas penanganan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratannya, bukan berdasarkan siapa yang datang lebih dahulu. Pasien dengan kondisi paling kritis akan mendapatkan penanganan terlebih dahulu demi keselamatan jiwa.
Sistem triase juga menjadi standar pelayanan kesehatan yang diatur dalam pedoman pelayanan kegawatdaruratan. Pasien dikelompokkan berdasarkan tingkat keparahan kondisi medis, mulai dari kategori gawat darurat hingga kondisi yang tidak mengancam nyawa, sehingga tenaga medis dapat memberikan tindakan secara tepat dan cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat diharapkan memahami bahwa petugas kesehatan bekerja berdasarkan prosedur medis dan standar keselamatan pasien. Oleh karena itu, apabila terdapat ketidakpuasan terhadap pelayanan, penyampaian aspirasi melalui jalur resmi dinilai lebih efektif dibanding tindakan intimidasi atau tekanan kepada tenaga kesehatan.
RSUD Sambas yang mengusung semangat “Santun, Inovatif, Aman, dan Profesional” terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pihak rumah sakit juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana pelayanan kesehatan yang kondusif demi kepentingan pasien dan keselamatan bersama.
“Keselamatan pasien adalah prioritas utama. Penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kegawatdaruratan medis melalui sistem triase, bukan berdasarkan urutan kedatangan maupun faktor lainnya,” demikian prinsip yang menjadi dasar pelayanan di IGD rumah sakit.
Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai sistem pelayanan kesehatan, diharapkan hubungan antara masyarakat dan tenaga kesehatan dapat terjalin secara harmonis sehingga pelayanan yang optimal bagi pasien dapat terus terwujud.



















