Kabid Dinsos Aceh Utara Diduga Tuding Seorang Jurnalis Kerap Terima Sembako, Adu Argumen Terjadi di Lokasi Logistik

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 12:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, Aceh Utara — Situasi sempat memanas di area logistik bantuan sosial Pemerintah Kabupaten Aceh Utara ketika seorang Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Sosial diduga melontarkan tudingan bahwa seorang jurnalis kerap mengambil bantuan sembako.

Tudingan tersebut memicu adu argumen di lokasi, hingga situasi harus diredam petugas Satpol PP, perdebatan terjadi setelah sang jurnalis mempertanyakan tudingan bahwa dirinya sudah sering dapat sembako, yang dinilai merugikan nama baik profesinya.

Dalam momen tersebut, Kabid Dinsos disebut (MS), dengan tegas menyatakan tidak merasa takut dan menantang agar Sekretaris Daerah (Sekda) dihubungi untuk memastikan persoalan tersebut.

“Saya tidak takut, telepon saja Sekda,” ucap Kabid Dinsos di tengah keramaian yang disaksikan sejumlah pihak di lokasi logistik.

Namun ketika MA, jurnalis Media Kompas.Com, Senin (29/12/2025) pukul 15:00 mencoba menghubungi Sekda Aceh Utara, panggilan tidak direspons.

Tak berhenti di situ, jurnalis kemudian menghubungi ajudan Sekda. Melalui sambungan telepon, ajudan mengaku akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Sekda setelah mendengar penjelasan kronologi kejadian. “Nanti saya sampaikan kepada Bapak,” ujar ajudan singkat.

Petugas Satpol PP yang berada di lokasi akhirnya turun tangan menenangkan situasi dan meminta kedua pihak untuk meredam emosi agar kondisi tetap kondusif. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Sosial Aceh Utara maupun Sekda terkait insiden dan tudingan yang dilontarkan.

Sejumlah kalangan menilai pernyataan tersebut tidak pantas diucapkan oleh pejabat publik, terlebih di tengah situasi penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana yang semestinya dilakukan secara profesional, akuntabel, dan transparan.

Media masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait guna memastikan duduk persoalan serta perkembangan berikutnya.

Baca Juga:  Pesan Menteri Nusron dalam Forum Pembangunan Wilayah di Sulteng: Tata Ruang Harus Ketat demi Jaga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x