Ketegangan Memuncak di Cot Girek, APKASINDO Desak Negara Ambil Sikap Tegas

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Aceh Utara – Sekretaris APKASINDO Perjuangan Aceh Utara, Edy Saputra (Aki.3), melontarkan kritik keras terhadap ketidakjelasan status dan mandeknya penyelesaian konflik perkebunan PTPN di Cot Girek.

Ia mempertanyakan secara terbuka: apakah lahan tersebut masih sah milik BUMN, atau justru ada persoalan yang sengaja ditutup-tutupi?
“Kalau memang itu milik negara, kenapa sengketa dengan masyarakat dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian? Atau jangan-jangan ada pembiaran sistematis? tegasnya.

Edy menilai, lambannya penyelesaian konflik ini mencerminkan lemahnya keberpihakan terhadap masyarakat. Ia bahkan menyindir keras kondisi yang terjadi saat ini.

“Jangan tunggu masyarakat habis dulu baru negara hadir. Ini bukan soal waktu, ini soal keberanian mengambil sikap, ujarnya lantang.

Ia juga menyoroti insiden terbaru yang kembali mencoreng situasi di lapangan, di mana warga diduga menjadi korban pengeroyokan. Menurutnya, kejadian ini adalah bukti nyata bahwa konflik sudah berada di titik berbahaya.

“Kalau kekerasan terus terjadi, lalu negara diam, maka publik berhak curiga, siapa sebenarnya yang dilindungi? katanya.

Tak hanya itu, Edy turut mengkritik Komisi III yang sebelumnya menjanjikan pembentukan pansus.
“Jangan cuma pandai bicara di forum dan rapat. Rakyat tidak butuh janji, rakyat butuh tindakan. Kalau memang serius, bentuk pansus sekarang, bukan nanti-nanti, tegasnya.

Ia menutup dengan peringatan keras agar semua pihak tidak terus mengabaikan persoalan ini.
“Kalau terus dibiarkan, jangan salahkan kalau kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga terkait benar-benar runtuh. Tuturnya.

Baca Juga:  RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x