Miris! Anggaran Miliaran, Warga Aceh Timur Diduga Hanya Dapat 2 Ons Daging Meugang Bantuan Presiden

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Aceh Timur – Tradisi Meugang menyambut Ramadan 1447 Hijriah yang seharusnya penuh sukacita, justru menyisakan kekecewaan bagi warga Aceh Timur, bantuan sapi dari Presiden RI Prabowo Subianto yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana, kini memicu kontroversi setelah warga mengeluhkan jatah daging yang dinilai tidak layak.

Kekecewaan ini mencuat setelah salah seorang warga mengunggah status di media sosial yang kemudian viral. Investigasi lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan di tingkat akar rumput.

Satu Sapi untuk 1.200 KK

Salah satu Kepala Dusun (Kadus) di Gampong Alue Anoe mengungkapkan kebingungannya saat menerima bantuan tersebut. Menurutnya, ukuran sapi yang diserahkan jauh dari kata ideal untuk dibagikan kepada warga dalam jumlah banyak.
“Sapi bantuannya hanya satu ekor.

Taksiran, dagingnya hanya sekitar 25-30 kg karena sapinya kecil. Kami bingung cara membaginya, sementara jumlah Kartu Keluarga (KK) di desa kami lebih dari 1.200,” ujarnya kepada awak media.

Hal senada ditekenkan oleh Geuchik Tanoh Anoe, Azhar. Ia mengonfirmasi bahwa berdasarkan laporan dari Kadus, setiap KK diperkirakan hanya mendapatkan 2 ons daging.

“Kalau ingin membantu rakyat jangan setengah hati,” tegas Azhar menyayangkan teknis penyaluran bantuan tersebut.

Kadis Ngaku Lupa Nama Vendor, Berkilah Sapi “Tertukar”

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur, Murdhani, saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Rabu (18/02/2026), mengklaim bahwa penyaluran telah tuntas 100 persen. Sebanyak 398 ekor sapi telah didistribusikan ke 24 kecamatan.

Namun, saat disinggung mengenai sosok di balik pengadaan (vendor), Murdhani mengaku tidak ingat. “Vendornya pihak ketiga. Saya lupa nama CV-nya,” jawabnya singkat.

Kecurigaan publik semakin menguat saat awak media menunjukkan foto sapi bantuan di Gampong Tanoh Anoe yang tampak kurus dan kecil. Menanggapi hal itu, Murdhani berkilah adanya kemungkinan kesalahan teknis di lapangan.

“Sapi dalam jumlah banyak, Bang. Mungkin ada yang tertukar sama penangkar. Nanti ditukar sama vendor melalui Pak Geuchik Tanoh Anoe,” dalihnya.

Kontras dengan Anggaran 7,55 Miliar

Kondisi sapi yang “minimalis” ini terasa kontras dengan nilai proyek yang fantastis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mengalokasikan dana sebesar Rp7,55 Miliar untuk pengadaan 398 ekor sapi meugang tersebut.

Sebelumnya, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto bagi masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana hidrometeorologi (banjir).

Namun, dengan temuan di lapangan ini, efektivitas dan transparansi penyaluran bantuan tersebut kini dipertanyakan oleh publik.

Baca Juga:  Polres Indramayu Amankan 4 (empat) Remaja Terindikasi Geng Motor Bersenjata Tajam

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x