Kompasakses.Com, Aceh Utara – Pemilihan Calon Geuchik Gampong Beurandang Asan, Kecamatan Cot Girek, berlangsung sukses dan tertib pada Minggu (15/02/2026) di Meunasah setempat.
Berdasarkan daftar perolehan suara yang diumumkan panitia, kandidat nomor urut dua, Nazar Kasi, unggul atas rivalnya Saifullah dan resmi terpilih sebagai Geuchik periode 2026-2032 mendatang.
Dari hasil penghitungan suara, Saifullah memperoleh 155 suara, sementara Nazar Kasi meraih 250 suara.
Jumlah suara sah tercatat 405 suara, dengan 17 suara tidak sah, sehingga total keseluruhan suara mencapai 422 suara.
Ketua Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong Beurandang Asan Isnaini dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi tingkat gampong tersebut.
“Alhamdulillah, proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan lancar, aman, dan transparan.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya serta kepada aparat keamanan yang turut menjaga kondusivitas selama proses berlangsung,” ujar Ketua P2G.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, mulai dari penjaringan calon, kampanye, hingga pemungutan dan rekapitulasi suara. Pihaknya berharap hasil pemilihan ini dapat diterima oleh semua pihak demi menjaga persatuan dan kekompakan warga gampong.
Sementara itu, Geuchik terpilih Nazar Kasi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepadanya.
“Ini adalah amanah besar dari masyarakat Beurandang Asan. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara kita yang berbeda pilihan, untuk bersatu membangun gampong yang lebih maju, transparan, dan sejahtera,” ungkapnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul semua pihak tanpa memandang perbedaan pilihan politik. Menurutnya, pembangunan gampong hanya dapat terwujud dengan kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat.
Pemilihan Geuchik Beurandang Asan menjadi momentum penting dalam memperkuat demokrasi di tingkat desa, sekaligus menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mendorong pembangunan yang lebih baik ke depan.



















