Ratusan Pelajar di Desa Tanjong Dama Kehilangan Peralatan Sekolah Akibat Banjir

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, Aceh Utara — Ratusan pelajar di Desa Tanjong Dama, Kecamata Lapang kabupaten aceh utara, Rabu (10/12/2025) kini terpaksa menghadapi kesulitan untuk kembali bersekolah setelah banjir besar yang melanda wilayah tersebut menghanyutkan perlengkapan belajar mereka. mulai dari seragam, buku pelajaran, tas sekolah, hingga alat tulis tak lagi tersisa akibat derasnya arus yang menerjang pemukiman.

Geuchik Gampong Tanjong Dama Rasyidin, banjir tiba-tiba menghantam desa setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu sejak beberapa hari terakhir. Air yang naik dengan cepat tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menggulung seluruh perlengkapan sekolah yang disimpan di rumah-rumah warga.

“Anak-anak kami dari SD, SMP, SMA, benar-benar kehilangan semuanya. Buku, tas, sepatu, seragam—semua terbawa arus. mereka sangat membutuhkan bantuan agar bisa kembali belajar seperti biasa,” ujar Rasyidin.

Para guru di desa tersebut menyebutkan bahwa meskipun kegiatan belajar mengajar dijadwalkan akan kembali dimulai setelah banjir surut, banyak pelajar terancam tidak dapat mengikuti proses belajar karena tidak memiliki perlengkapan dasar.

“Kami berharap pemerintah, pihak sekolah, dan para donatur dapat turun tangan. Situasi ini cukup darurat karena menyangkut masa depan pendidikan anak-anak,” kata seorang guru setempat.

Hingga kini, bantuan untuk kebutuhan pendidikan masih sangat minim. warga berharap perhatian segera diberikan, terutama berupa pengadaan seragam sekolah, buku pelajaran, sepatu, dan perlengkapan belajar lain untuk memastikan para pelajar dapat segera kembali ke sekolah tanpa hambatan.

Banjir yang melanda Desa Tanjong Dama merupakan bagian dari rangkaian bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh Utara dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan ribuan warga terdampak dan kerusakan di berbagai sektor, termasuk pendidikan.

Baca Juga:  Wamen Ossy Imbau Jajaran Siapkan Layanan Pertanahan dan Tata Ruang Jelang IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x