SAMBAS – DESA SUNGAI SERABEK DAN SEKITARNYA TERENDAM, WARGA MINTA ULURAN TANGAN PEMERINTAH

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 01:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Mediakompas.com, SAMBAS – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menyebabkan sejumlah desa kembali direndam banjir. Berdasarkan informasi warga dan dokumentasi di lapangan, Desa Sungai Serabek, Dusun Teluk Keramat, serta beberapa desa dan kecamatan lain di wilayah Sambas mengalami kenaikan volume air yang cukup signifikan hingga masuk ke rumah-rumah warga.

Dalam foto yang diterima redaksi, terlihat halaman rumah warga di Desa Sungai Serabek tergenang air setinggi betis hingga lutut orang dewasa. Perabotan rumah tangga terendam, dan beberapa warga bahkan terlihat menggunakan perahu kecil darurat untuk beraktivitas di sekitar rumah. Genangan air tidak hanya terjadi di luar, tetapi juga masuk ke bagian dalam rumah dengan ketinggian yang cukup mengkhawatirkan.

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total. Banyak keluarga terpaksa mengamankan barang-barang seadanya, sementara sebagian lainnya hanya bisa pasrah menunggu air surut. Rumah-rumah kayu yang menjadi tempat tinggal mayoritas warga tampak hampir tenggelam pada bagian bawah karena volume air terus meningkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat menyampaikan bahwa banjir kali ini terjadi akibat hujan yang turun tanpa henti selama beberapa hari terakhir. Kondisi geografis desa yang berada di dataran rendah juga memperparah situasi, karena air lambat surut dan mudah meluap.

Baca Juga:  LBH ANKARA Aceh Utara Kecam Keras Tindakan Represif TNI terhadap Konvoi Kemanusiaan Warga Aceh

BUTUH PERHATIAN SERIUS DARI PEMERINTAH

Para warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan dan solusi. Hingga berita ini diturunkan, belum banyak terlihat tindakan penanganan langsung dari pihak terkait. Warga semakin khawatir apabila hujan kembali turun deras dan menyebabkan ketinggian air bertambah.

“Kami butuh perhatian dari pemerintah. Banjir ini bukan yang pertama kali, tapi sekarang semakin parah. Rumah banyak yang tenggelam, aktivitas terhenti, dan kami sangat membutuhkan bantuan,” ujar seorang warga.

Selain bantuan logistik, warga juga berharap adanya langkah nyata untuk mencegah banjir berulang, seperti normalisasi sungai, perbaikan saluran air, serta peningkatan infrastruktur desa yang lebih tahan terhadap curah hujan ekstrem.

Bencana banjir di Sambas tahun ini kembali menjadi pengingat bahwa perhatian serius dari pemerintah dan koordinasi antarinstansi sangat diperlukan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Redaksi akan terus memantau perkembangan banjir di Kabupaten Sambas dan mengabarkan informasi terbaru secepatnya.

 

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x