YARA Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Wartawan Korban Banjir: “Jangan Hanya Butuh Saat Pencitraan!”

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Banda Aceh – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Barat, Hamdani, S.Sos., S.H.,M.H., meminta pemerintah daerah maupun pusat tidak menutup mata terhadap kondisi jurnalis yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Aceh. Bukan hanya kehilangan harta benda, banyak wartawan kini lumpuh secara profesi karena alat kerja vital seperti laptop dan kamera rusak terendam air.

Kondisi banjir yang mengepung sejumlah wilayah seperti Aceh Utara, Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, hingga Lhokseumawe tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga melumpuhkan profesi jurnalis.

Banyak wartawan di wilayah tersebut kini tidak bisa bekerja karena perangkat vital mereka seperti laptop dan kamera rusak terendam air. Tanpa alat tersebut, para “pemburu berita” ini praktis kehilangan mata pencaharian.

” Sangat ironis melihat pemerintah sangat terbantu oleh pemberitaan jurnalis saat bencana untuk menaikkan citra dan mendapatkan bantuan, namun abai ketika jurnalis itu sendiri tertimpa musibah. Alat kerja mereka adalah nyawa profesi mereka,” tegas Hamdani, Rabu, 21/01/2026.

Ketua YARA menegaskan adanya ketimpangan perlakuan dari pihak pemerintah terhadap peran jurnalis di lapangan. Ia menyebut pemerintah seringkali mendapatkan keuntungan dari pemberitaan masif yang dilakukan wartawan saat bencana, namun abai ketika jurnalis itu sendiri yang menjadi korban.

Poin Utama Desakan YARA:

Pendataan Khusus: Pemerintah diminta mendata awak media yang terdampak banjir secara spesifik.

Bantuan Alat Kerja: Memberikan skema bantuan atau kompensasi untuk perbaikan/penggantian alat kerja (kamera dan laptop) yang rusak.

Kepedulian Sosial: Menghapus stigma bahwa wartawan hanya “alat” publikasi, melainkan bagian dari masyarakat yang juga butuh perlindungan saat bencana.

YARA mengingatkan bahwa tanpa kehadiran jurnalis di lokasi bencana, informasi mengenai penderitaan rakyat tidak akan sampai ke telinga publik dan pemangku kebijakan. Oleh karena itu, sudah sepatutnya pemerintah memberikan perhatian timbal balik yang adil.

Baca Juga:  Klarifikasi Soal Dugaan Kasus HIV, Pemeriksaan Puskesmas Pengkadan Tidak Temukan Kasus Reaktif

Berita Terkait

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x