Puskesmas Cot Girek Gelar Lokakarya Mini Lintas Sektor 2025

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 14:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

MediaKompas.Com, Cot Girek, Aceh Utara – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Cot Girek sukses menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Tahun 2025 pada Senin, 24 November 2025, di Aula pukesmas Cot Girek. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi dan komitmen bersama antara Puskesmas dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Lokakarya Mini Lintas Sektor merupakan agenda rutin triwulanan yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja program kesehatan Puskesmas selama periode sebelumnya, mengidentifikasi permasalahan di lapangan, dan menyusun rencana tindak lanjut yang melibatkan seluruh sektor terkait. Peserta yang hadir mencakup perwakilan dari Camat, Polsek, Koramil, Kepala Desa/Geuchik, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta kader kesehatan.

Fokus utama pembahasan dalam lokakarya kali ini adalah capaian program prioritas, peningkatan cakupan imunisasi, serta strategi pencegahan penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan TBC. Adanya kasus kesehatan yang memerlukan penanganan terpadu di tingkat desa juga menjadi bahasan kritis, menuntut peran aktif seluruh pihak.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula mengenai Integrasi Layanan Primer (ILP) yang kini menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan di Puskesmas, menekankan pada pendekatan berbasis siklus hidup dan kunjungan rumah.

Lokakarya ini mendapat sambutan positif dari pimpinan wilayah dan institusi terkait, yang melihatnya sebagai kunci keberhasilan program kesehatan di Cot Girek.

Camat Cot Girek, Kamaruddin KS, S.STP, M.AP. menyampaikan apresiasinya dan menegaskan pentingnya kolaborasi antar sektor.

“Kami sangat mendukung penuh Lokakarya Mini ini. Kesehatan bukan semata tanggung jawab Puskesmas, tapi tanggung jawab kita bersama Camat, Polsek, Koramil, hingga Kepala desa. dengan adanya forum ini, kita bisa menyelaraskan langkah, terutama dalam program krusial seperti penanggulangan stunting. Kami akan menginstruksikan seluruh kepala desa untuk mengalokasikan sumber daya yang diperlukan, termasuk memanfaatkan Dana Desa, untuk mendukung kegiatan kesehatan preventif dan promotif yang dicanangkan oleh Puskesmas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Cot Girek, Sadariah, S.K.M., M.Kes, menekankan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci untuk mencapai layanan kesehatan prima.

“Capaian program Puskesmas akan sulit maksimal tanpa dukungan nyata dari lintas sektor. Melalui lokakarya ini, kita telah menyepakati Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama yang lebih operasional dan terukur, mulai dari kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang melibatkan aparat desa hingga pendataan ibu hamil dan balita yang wajib diintervensi oleh kader. Komitmen yang kita bangun hari ini adalah landasan kuat bagi Puskesmas untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan terintegrasi kepada seluruh masyarakat Cot Girek di sepanjang tahun 2025,” ujarnya.

Penutupan lokakarya ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama oleh seluruh peserta, menandakan kesiapan mereka untuk merealisasikan rencana kerja yang telah disusun demi terwujudnya masyarakat Cot Girek yang lebih sehat dan sejahtera.

Baca Juga:  Dukung Program 3 Juta Rumah dan Sekolah Rakyat, Menteri Nusron Pesan agar Pembangunan Tidak Dilakukan di Atas Lahan Sawah demi Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Utara Ajak Semua Pihak Bergandeng Tangan Bangun Daerah di Musda Golkar XI
HUT ke-4 Satupena.co.id di Aceh Tengah: Dari Kata Menjadi Karya, Mengabdi untuk Masyarakat
Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan 2026 Digelar di Pontianak, Bahas Ekonomi, Ekologi dan Sosial-Keagamaan
Nelayan Paloh Pertanyakan Jatah Solar Subsidi, Minta Dugaan Kebocoran BBM Diselidiki
PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia
Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36

Wakil Bupati Aceh Utara Ajak Semua Pihak Bergandeng Tangan Bangun Daerah di Musda Golkar XI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:26

HUT ke-4 Satupena.co.id di Aceh Tengah: Dari Kata Menjadi Karya, Mengabdi untuk Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:18

Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan 2026 Digelar di Pontianak, Bahas Ekonomi, Ekologi dan Sosial-Keagamaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:19

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:50

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x