Nelayan Paloh Pertanyakan Jatah Solar Subsidi, Minta Dugaan Kebocoran BBM Diselidiki

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PALOH, SAMBAS — Masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, mempertanyakan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar yang diperuntukkan bagi nelayan.

Nelayan berharap SPBU PT Paloh Berkah Jaya Abadi yang berada di kawasan Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, dapat segera mengembalikan jatah BBM nelayan yang sebelumnya telah diatur pemerintah.

Persoalan tersebut mencuat setelah adanya informasi mengenai BBM yang disebut mengalami kendala dalam proses pengangkutan. Informasi itu disampaikan oleh Camat Paloh dalam rapat koordinasi terkait distribusi BBM subsidi solar yang berlangsung di Aula Kantor Camat Paloh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, disebutkan bahwa mobil pengangkut BBM mengalami kebocoran ban. Selanjutnya, BBM tersebut dikabarkan dibongkar di wilayah Singkawang.

Informasi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan nelayan Paloh. Mereka mempertanyakan kejelasan jumlah BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan Paloh serta memastikan apakah kuota tersebut nantinya benar-benar dikembalikan dan disalurkan kepada penerima yang berhak.

Nelayan berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan dan jatah BBM subsidi mereka dikembalikan pada bulan Agustus 2026.

Jika hingga akhir Agustus jatah BBM tersebut tidak juga dikembalikan atau tidak ada kejelasan mengenai penyalurannya, masyarakat meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pemeriksaan.

Baca Juga:  Biro Humas dan Protokol ATR/BPN Berikan Bekal Pengetahuan Komunikasi Publik dalam Rangka KKN Taruna STPN 2025

Mereka menilai, transparansi sangat penting dalam distribusi BBM subsidi karena solar tersebut diperuntukkan bagi masyarakat nelayan yang membutuhkan bahan bakar untuk menjalankan aktivitas melaut.

“Kami berharap jatah BBM nelayan yang sudah diatur pemerintah benar-benar sampai kepada nelayan. Kalau memang terjadi kebocoran atau kendala dalam perjalanan, harus ada kejelasan berapa jumlah BBM yang hilang dan bagaimana pertanggungjawabannya,” ujar salah seorang masyarakat nelayan.

Masyarakat menegaskan bahwa permintaan pemeriksaan bukan berarti menuduh pihak tertentu telah melakukan penyelewengan. Namun, apabila terdapat ketidaksesuaian antara kuota yang ditetapkan dengan BBM yang diterima nelayan, mereka meminta aparat terkait melakukan verifikasi dan penyelidikan secara transparan.

Nelayan juga berharap pihak SPBU, pemerintah kecamatan, instansi terkait, serta aparat penegak hukum dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai kronologi distribusi BBM tersebut.

Sebab, BBM subsidi merupakan fasilitas negara yang harus dipastikan penyalurannya tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kini masyarakat nelayan Paloh menunggu kejelasan: ke mana jatah solar subsidi mereka, berapa jumlahnya, dan apakah akan dikembalikan sebelum Agustus berakhir?

Wartawan : ahoy

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Utara Ajak Semua Pihak Bergandeng Tangan Bangun Daerah di Musda Golkar XI
HUT ke-4 Satupena.co.id di Aceh Tengah: Dari Kata Menjadi Karya, Mengabdi untuk Masyarakat
Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan 2026 Digelar di Pontianak, Bahas Ekonomi, Ekologi dan Sosial-Keagamaan
PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia
Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36

Wakil Bupati Aceh Utara Ajak Semua Pihak Bergandeng Tangan Bangun Daerah di Musda Golkar XI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:26

HUT ke-4 Satupena.co.id di Aceh Tengah: Dari Kata Menjadi Karya, Mengabdi untuk Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:18

Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan 2026 Digelar di Pontianak, Bahas Ekonomi, Ekologi dan Sosial-Keagamaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:19

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:50

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x