Jembatan Leubok Meuku Lintas Gampong Seureuke Kritis, Warga Minta Pemerintah Daerah Turun Tangan

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 16:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

MediaKompas.Com, Aceh Utara, warga yang menghubungkan Gampong Leubok Meuku dan Seureuke di kecamatan langkahan Kabupaten Aceh Utara, berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Sebuah jembatan darurat yang melintasi sungai kecil di lokasi ini terancam putus, menyusul kerusakan parah pada badan jalan dan struktur jembatan akibat intensitas hujan tinggi dan kurangnya perhatian dari pemerintah daerah.

Berdasarkan dokumentasi yang diambil pada Selasa, 25 November 2025, pukul 10.05 WIB, tepatnya di koordinat geografis 4.90152N 97.44754E, terlihat jelas kondisi jalan tanah berbatu yang becek, berlumpur, dan sangat licin. Bagian yang seharusnya menjadi jembatan kini hanya menyisakan tumpukan kayu dan material seadanya, bahkan ditumbuhi sebatang pohon pisang yang menjadi penanda darurat di tengah badan jalan yang tergerus air.

Ancaman Isolasi Wilayah
Kondisi kritis ini telah berlangsung cukup lama dan semakin parah setiap kali hujan deras turun. sungai di sisi jalan tampak meluap, mengancam menggerus habis sisa-sisa struktur yang ada.

“Kami sudah sangat prihatin dengan kondisi jembatan ini, Ini adalah akses satu-satunya kami. Kalau sampai jembatan ini putus total, Gampong kami bisa terisolasi, kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan akan lumpuh,” ujar Mahdi .

Warga setempat berulang kali melakukan perbaikan swadaya menggunakan material seadanya, namun upaya tersebut tidak mampu menahan derasnya arus air dan beban kendaraan yang melintas. Balok-balok kayu yang menjadi tumpuan darurat terlihat sudah bergeser dan hampir tidak layak dilalui.

Melihat tingkat kerusakan yang sudah mencapai tahap kritis, warga setempat kini secara tegas meminta perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka berharap instansi terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera turun meninjau lokasi dan mengambil tindakan cepat.

“Kami mohon kepada Bapak bupati aceh utara, tolong tinjau langsung ke sini. Jangan tunggu ada korban atau wilayah kami benar-benar terputus baru bergerak. Kami butuh solusi permanen, bukan sekadar tambal sulam,” tuntut warga.

Akses ini merupakan jalur penting bagi mobilitas hasil pertanian, perkebunan, serta akses sehari-hari anak sekolah dan pelayanan publik. Jika tidak segera ditangani, kerusakan jembatan ini dikhawatirkan akan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga:  Kejar Kebenaran Materiil Perkara Terdakwa Ririn, Targetkan Transparansi Hasil DNA dan Forensik !! 

Berita Terkait

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia
Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:19

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:50

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x