Kompasakses.Com, Aceh Utara — Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menyerahkan santunan 270 jiwa kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor bupati pada Sabtu, 24 Januari 2026, sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bentuk empati pemerintah pusat atas musibah yang terjadi.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam keterangannya menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa yang timbul akibat bencana banjir di Aceh Utara. Ia menegaskan bahwa Kementerian Sosial akan terus hadir dan bergerak cepat dalam penanganan dampak bencana.
“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
Santunan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan perhatian negara kepada warganya yang terdampak bencana. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Saifullah Yusuf.
Ia menambahkan, selain santunan korban meninggal dunia 15 juta per jiwa, Kemensos juga menyalurkan berbagai bantuan logistik dan memastikan layanan perlindungan sosial berjalan optimal di wilayah terdampak.
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.Ikom, mengapresiasi perhatian dan respon cepat pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial, terhadap musibah banjir yang terjadi di Aceh Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Menteri Sosial RI yang telah hadir langsung dan menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Ini menjadi penguatan moril bagi masyarakat Aceh Utara yang sedang berduka dan terdampak bencana,” kata Tarmizi.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus melakukan upaya penanganan pascabanjir, mulai dari pendataan kerusakan, pemulihan fasilitas umum, hingga memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjalin dengan baik, agar penanganan bencana dan pemulihan pascabanjir di Aceh Utara dapat berjalan maksimal,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, instansi terkait, serta keluarga korban, dengan harapan bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan menjadi bagian dari proses pemulihan pascabencana di Aceh Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT



















