Jalan Dan Jembatan Desa Balai Agas Hancur Total,Kemana Kades,Dewan dan Bupati Melawi, Anggaran Pembangunan Apakah Untuk Memperkaya Diri

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.com, Melawi, Kalbar – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi kembali menjadi sorotan.

Berdasarkan hasil penelusuran media di lapangan, ruas jalan dari Kampung paulus menuju Desa balai Agas kini mengalami kerusakan yang semakin parah.

Jalan tanah yang menjadi urat nadi masyarakat itu dipenuhi lubang, batu berserakan, kubangan, serta permukaan bergelombang yang membahayakan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di beberapa titik, badan jalan tampak tergerus dan akses Jembatan tampak sangat memprihatinkan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat harus berhati-hati.

Saat cuaca panas, debu tebal beterbangan. Namun ketika hujan turun, jalan berubah menjadi lumpur licin yang siap menjerat siapa saja yang melintas.

Jembatan penghubung hanya dari kayu itupun hasil dari gotong royong warga bukan dari bantuan pemerintah Desa atau pemerintah kabupaten Kondisi ini menjadi potret nyata buruknya perhatian terhadap kawasan pelosok.

Warga Desa Balai Agas dusun Lintah yang diwawancarai Media mengaku kecewa karena hingga kini belum ada penanganan serius. Mereka menilai Pemerintah Desa balai Agas, Anggota Dewan dan Bupati Terpilih hanya datang saat butuh suara Rakyat, tetapi menghilang ketika Rakyat menuntut hak dasar berupa akses jalan layak.

“Kalau musim hujan kami seperti terisolasi. Mau Berangkat Bekerja, anak sekolah susah, orang sakit lebih susah lagi. Tapi setiap tahun yang datang cuma janji,” ujar seorang Warga dengan nada kesal.

Warga lainnya mengatakan kerusakan jalan dan Jembatan bukan persoalan baru, melainkan masalah lama yang terus diwariskan tanpa solusi nyata.

Baca Juga:  Menteri Nusron Harapkan Santri Masuk ke Dalam Panggung Nasional*

“Sudah bertahun-tahun begini. Jalan ini bukan baru rusak kemarin. Tapi seolah dibiarkan sampai hancur total,

Kades Desa,Dewan Bupati Terpilih Melawi hanya Diam dan tidak Perduli, anggaran DD dan anggaran untuk pembangunan jalan di nikmati mereka sendiri untuk memperkaya diri tanpa memikirkan masyarakat pedalaman jelas nya dengan nada kecewa

Jalan balai Agas menuju ke kecamatan belimbing sejatinya sangat vital, Jalur ini menjadi akses utama Masyarakat untuk membawa hasil kebun, kebutuhan pokok, Transportasi Pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Ketika jalan rusak, maka Ekonomi warga ikut lumpuh, biaya angkut naik, dan keselamatan Masyarakat dipertaruhkan.

Ironisnya, di tengah gencarnya narasi Pembangunan dan pemerataan, Masyarakat pelosok Balai Agas justru masih berjibaku dengan jalan tanah dan jembatan yang kondisinya jauh dari kata layak. Kata “Pembangunan” terasa megah di atas kertas tetapi di lapangan hanya menyisakan debu saat panas,licin saat hujan dan kerusakan jembatan,kemana anggaran Dana Desa.

Warga Desa Balai Agas mendesak Pemerintah Kabupaten Melawi, Bupati, Anggota Dewan, terutama Kades Desa Balai Agas i dan pihak terkait agar segera turun tangan melakukan perbaikan Jalan dan jembatan permanen, bukan yang rusak kembali dalam hitungan minggu.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kerusakan jalan dan Jembatan bukan hanya soal Infrastruktur, tetapi bukti nyata lambannya keberpihakan terhadap Masyarakat pedalaman yang selama ini seolah dipaksa sabar tanpa batas.

Tim

Berita Terkait

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:06

Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x