Kapolda Aceh Sebut Pembangunan Aspol Lamteumen Bagian dari Pemenuhan Hak Dasar Personel

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 09:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyebut bahwa pembangunan asrama polisi (aspol) Lamteumen merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar anggota, serta menjadi kewajiban dirinya untuk memberikan perhatian yang layak, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal.

Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi dukungan dan dorongan moril bagi anggota untuk lebih optimal dalam melaksanakan tugas. Sebaliknya, apabila anggota tidak berada dalam kondisi yang optimal, maka akan berpengaruh terhadap kekuatan organisasi secara keseluruhan.

“Pasca kebakaran beberapa tahun yang lalu, aspol ini belum tersentuh pembangunan, sehingga tahun ini kita bangun demi pemenuhan hak anggota. Kekuatan institusi Polri bertumpu pada kekuatan personelnya. Kepemimpinan dapat berdiri kokoh hari ini tidak terlepas dari dedikasi, loyalitas, dan pengabdian seluruh anggota di lapangan. Jadi, selain sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar, pembangunan ini juga merupakan wujud terima kasih dan apresiasi kepada anggota,” kata Marzuki saat kegiatan groundbreaking peletakan batu pertama pembangunan Aspol Lamteumen II di Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Senin, 13 April 2026.

Ia mengatakan, pada tahap ini akan dibangun 10 unit rumah dinas personel dengan tipe 90 yang dirancang lebih representatif dan sesuai dengan kebutuhan saat ini. Abituren Akabri 1991 itu juga menegaskan bahwa pembangunan ini pada hakikatnya adalah untuk pemenuhan hak dasar anggota.

Sebagaimana kita ketahui bersama, beberapa waktu lalu terjadi musibah kebakaran yang mengakibatkan rusaknya 10 unit rumah dinas serta satu unit rumah dinas yang difungsikan sebagai Mess Seulanga Aspol Lamteumen I, Banda Aceh.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi kita semua, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya upaya pemulihan dan peningkatan kualitas sarana prasarana bagi anggota.

Berdasarkan data yang ada, kerugian negara akibat musibah tersebut mencapai lebih dari Rp653 juta. Oleh karena itu, pembangunan kembali rumah dinas ini merupakan langkah strategis dan bentuk tanggung jawab dalam memastikan personel Polri memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman sebagai penunjang pelaksanaan tugas di lapangan.

Selain aspol, pada tahap ini juga akan dibangun satu unit fasilitas pendukung berupa gedung kantor unit usaha sekaligus kantor Yayasan Keumala Bhayangkari Daerah Aceh sebagai wujud pengembangan organisasi yang mandiri dan produktif.

“Keberadaan kantor unit usaha Bhayangkari ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadi sarana penguatan ekonomi keluarga besar Polri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh juga menekankan kepada seluruh pihak yang terlibat agar pelaksanaan pembangunan ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kualitas, serta memperhatikan aspek keselamatan kerja. Selain itu, ia juga meminta agar setiap tahapan berjalan sesuai perencanaan sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta memberikan dukungan sehingga pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga setiap kontribusi dan dedikasi yang diberikan bernilai ibadah,” pungkasnya.

Baca Juga:  Tradisi Penyambutan Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo Berlangsung Khidmat, Resmi Nahkodai Polres Sambas

Berita Terkait

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik
Polsek Minas Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan, Tanaman Terkendala Hama Monyet
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:06

Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x