Kompasakses.Com, Aceh Utara – Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Aceh Utara melakukan kunjungan ke rumah seorang jurnalis, Muhammad Amin, serta seorang janda lansia bernama Tihawa, yang menjadi korban musibah angin kencang di desa kampung Tempel Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (17/06/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada warga yang terdampak bencana. Dalam kesempatan itu, Kacabdin meninjau langsung kondisi rumah yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang dan berdialog dengan para korban.
Kacabdin Aceh Utara Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami kedua warga tersebut. Ia berharap para korban diberikan ketabahan serta dapat segera memulihkan kondisi pascabencana.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memberikan dukungan moril kepada korban. Semoga mereka diberikan kekuatan dan musibah ini dapat segera teratasi,” ujarnya.
Jurnalis Muhammad Amin (32) mengapresiasi kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Kacabdin Aceh Utara. Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi penyemangat bagi dirinya dan keluarga setelah mengalami musibah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kunjungan yang diberikan. Semoga perhatian seperti ini dapat terus dirasakan oleh masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ungkap Muhammad Amin.
Sementara itu, Tihawa, (70) seorang janda lansia yang rumahnya juga terdampak angin kencang, mengaku bersyukur atas kunjungan tersebut. Ia berharap kondisi rumahnya yang ambruk total dapat segera diperbaiki sehingga dapat kembali ditempati dengan aman.
“Saya berterima kasih kepada bapak kacabdin dan semua pihak yang telah datang melihat keadaan kami. Semoga ada jalan keluar agar rumah yang rusak bisa diperbaiki,” tuturnya.
Musibah angin kencang yang melanda wilayah Cot Girek menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.
Kehadiran Kacabdin Aceh Utara di lokasi diharapkan dapat memberikan semangat serta menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.



















