Aceh Utara Tempatkan 38 Nakes Cadangan di 11 Puskesmas untuk Percepat Pemulihan Bencana

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, Aceh Utara – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus memperkuat respons pemulihan pelayanan kesehatan pascabencana banjir dengan menempatkan 38 Tenaga Kesehatan Cadangan di 11 Puskesmas.
Para tenaga kesehatan (Nakes) cadangan tersebut didatangkan dari Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kementerian Kesehatan, ditempatkan pada Puskesmas-Puskesmas terdampak banjir dalam wilayah Aceh Utara.

Penanggungjawab HEOC (Health Emergency Operational Center) Aceh Utara, Maidar, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari akselerasi pemulihan pelayanan kesehatan dasar, agar masyarakat terdampak banjir tetap memperoleh akses layanan yang aman, bermutu, dan berkesinambungan.

Kata dia, persiapan penugasan telah dilakukan sejak 30 Desember 2025, diawali dengan pemetaan kebutuhan dan penempatan tenaga kesehatan pada 11 Puskesmas yang terdampak langsung banjir. “Pemetaan ini untuk memastikan distribusi tenaga kesehatan sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan pelayanan di masing-masing Puskesmas,” kata Maidar di Posko HEOC Aceh Utara, Jumat, 9 Januari 2026.

Tenaga kesehatan yang ditempatkan terdiri dari 22 dokter dan 11 psikolog klinis. Mereka ditempatkan di Puskesmas untuk memperkuat pelayanan medis dan dukungan kesehatan jiwa bagi masyarakat terdampak bencana.

Selain itu, juga ada lima orang Tenaga Elektromedis ditugaskan secara khusus ke seluruh Puskesmas. Mereka ditugaskan untuk mengidentifikasi kerusakan alat-alat kesehatan akibat banjir, melakukan pemeliharaan dan perbaikan awal peralatan medis, serta mendukung percepatan pemulihan fungsi pelayanan kesehatan.

Ditambahkan Maidar, HEOC Aceh Utara menjadi pusat komando operasi darurat kesehatan untuk mengkoordinasikan respons sektor kesehatan dalam bencana. Keberadaan HEOC mendapatkan banyak apresiasi dari relawan dan jajaran pejabat terkait.
Inspektur Kabupaten Aceh Utara Andria Zulfa, MSi, PhD, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh relawan Nakes yang telah berkontribusi dalam upaya pemulihan pelayanan kesehatan di Aceh Utara.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada seluruh tenaga kesehatan cadangan yang telah hadir dan berkontribusi. Saudara-saudara sekalian sangat berarti dalam mempercepat pemulihan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Utara pascabencana,” ungkap Andri, selaku representatif Pemerintah Daerah.

Pejabat dari Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kementerian Kesehatan, Hasban, mengingatkan seluruh relawan agar dapat beradaptasi dengan kondisi dan tantangan di lokasi penugasan, serta senantiasa mengedepankan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kami berharap para relawan mampu beradaptasi dengan situasi di lapangan dan memberikan pelayanan kesehatan secara profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Bupati Aceh Utara diwakili oleh Asisten I Setdakab Dr Fauzan, MPA, menegaskan Pemkab Aceh Utara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal di wilayah terdampak bencana.

“Penempatan tenaga kesehatan cadangan ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan layanan, mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan, serta mendukung ketahanan sistem kesehatan daerah pascabencana,” kata Fauzan.

Baca Juga:  Launching Layanan Peralihan Elektronik di Lingkungan Kantor ATR/BPN Prov. Jawa Tengah

Berita Terkait

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman
Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir
Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap
Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang
Momen Humanis Personil Polresta Pati Pada saat Pelayanan Aksi Unras
Jalan Dan Jembatan Desa Balai Agas Hancur Total,Kemana Kades,Dewan dan Bupati Melawi, Anggaran Pembangunan Apakah Untuk Memperkaya Diri
IPSM Aceh Utara Desak Pemerintah Pusat Segera Normalisasi Sungai di Aceh
Kantor Pertanahan Kab. Jepara Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi PTSL 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:58

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:14

Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:25

Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:13

Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:29

Momen Humanis Personil Polresta Pati Pada saat Pelayanan Aksi Unras

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:03

IPSM Aceh Utara Desak Pemerintah Pusat Segera Normalisasi Sungai di Aceh

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:22

Kantor Pertanahan Kab. Jepara Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi PTSL 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:20

Buka Webinar Kearsipan Sekjen ATR/BPN :Peralihan Ke Arsip Elektronik Harus Dikelola dengan Baik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x