Anggaran Miliaran Sia Sia.? Proyek Penguatan Tebing Sungai di Ulu Jaras Ambruk

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 01:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Mediakompas.com, Putussibau – Proyek penguatan tebing sungai (turap) di Sungai Ulu Jaras , Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dilaporkan ambruk dan dinilai gagal total.

Kondisi ini memicu pertanyaan masyarakat terkait kejelasan penggunaan anggaran yang disebut-sebut mencapai lebih 200 miliaran rupiah.

Apa yang terjadi?
Turap yang dibangun dengan tujuan memperkuat tebing sungai justru roboh dalam waktu singkat. Warga sekitar menilai kualitas pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, baik dari sisi teknis maupun penggunaan material. “Proyek ini sangat mudah roboh, terkesan asal jadi,” ungkap salah seorang warga S yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siapa yang terkait?
Proyek tersebut berada di bawah kewenangan Balai Sungai Wilayah Kalimantan I. Namun hingga berita ini diterbitkan, pejabat terkait seperti Rusli selaku Satker maupun Tommy selaku PPK belum memberikan klarifikasi meski sudah berulang kali didatangi dan disurati awak media.

Di mana dan kapan?
Kerusakan terjadi di lokasi proyek turap di Sungai Ulu, Jaras Putussibau. Berdasarkan keterangan warga, pekerjaan ini sudah berlangsung berulang kali. “Setidaknya sudah empat kali dikerjakan dan berarti empat kali juga dianggarkan. Kalau dihitung, totalnya lebih mencapai sekitar Rp200 miliar,” tutur warga.

Mengapa dipertanyakan?
Menurut masyarakat, lokasi proyek sebenarnya bukan kawasan padat penduduk dan tidak bersifat mendesak.

Banyak wilayah lain di Putu sibau yang dinilai lebih membutuhkan penguatan tebing untuk melindungi pemukiman. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa proyek terkesan dipaksakan.

Bagaimana tanggapan?
Hingga kini, instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai siapa kontraktor pelaksana, konsultan, maupun metode teknis yang digunakan.

Baca Juga:  Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir

Masyarakat pun mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan memeriksa aliran anggaran yang dinilai telah sia-sia.

Redaksi kalimantanpost.online bersama sejumlah awak media menegaskan akan terus mengawal isu ini dan membuka ruang klarifikasi dari pihak berwenang agar publik memperoleh informasi yang jelas dan transparan.

Script Hukum: Yayat Darmawi, SE,SH,MH Koordinator Lembaga Tim Investigasi Dan Analisis Korupsi saat memberikan statmen yuridisnya pada media ini mengatakan bahwa belum tersentuhnya secara yuridis permasalahan proyek gagal dilokasi kabupaten Kapuas Hulu yang menggunakan anggaran Negaranya lebih kurang Ratusan Miliar namun sampai saat ini terlihat hanya disepelekan saja oleh Aparat Penegak Hukum Tipikor di kalimantan barat, kata yayat.

Namun memang sangatlah dimaklumi situasi kejahatan proyek dalam rangka pemprosesan indikasi korupsi yang terjadi di Proyek APBN tidaklah mungkin bisa di selesaikan proses hukumnya di kalimantan barat ini selain bisanya diproses hukumnya di tuntaskan oleh KPK RI atau oleh Kejagung RI, sebut yayat.

Kerusakan atau kegagalan di Proyek yang menggunakan Pos APBN yang selama ini di laksanakan di kalimantan barat menimbulkan tanda tanya besar terutama asal mulanya bisa muncul proyek proyek APBN di kalimantan barat tersebut darimana ?, dan siapa sih yang mengusulkannya ?, hal ini kan masih misteri kalau kita bicara tentang bagaimana sistem mekanisme penganggaran proyek sesuai Aturan sahut yayat.( Tim )

Berita Terkait

Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Aceh Utara Dilantik, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Seni Budaya Aceh Sedati Tunang Meriahkan HUT ke-81 RI di Cot Girek
Drum Band SMA Negeri 1 Cot Girek Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI
Pria 48 Tahun Ditemukan Meninggal di Bawah Rumah Panggung di Tanah Luas
SMK Negeri 1 Cot Girek Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati Hari Damai Aceh
SMA Negeri 1 Cot Girek Gelar Doa Bersama Peringati Hari Damai Aceh, Siswa Antusias Ikuti Rangkaian Kegiatan
Warga Batu XII Keluhkan Debu Proyek Jalan, Minta Kontraktor Perhatikan Kenyamanan Masyarakat
Semarak HUT ke-81 RI, Cabdin Aceh Utara Gelar Turnamen Olahraga Persahabatan Antar Pimpinan Sekolah
Berita ini 16 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x