ASN Aceh Utara Minta Bank Aceh Beri Relaksasi Kredit Pasca Banjir

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Aceh Utara – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Aceh Utara meminta Bank Aceh Syariah agar memberikan kebijakan relaksasi kredit pascabanjir yang melanda sejumlah kecamatan dalam beberapa waktu terakhir. Banjir tersebut berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi ASN, terutama yang memiliki kewajiban angsuran pinjaman di perbankan.

Salah seorang ASN Aceh Utara yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa banjir menyebabkan kerusakan rumah, perabotan, serta kendaraan, sehingga membutuhkan biaya besar untuk pemulihan. Kondisi ini dinilai memberatkan apabila tetap diwajibkan membayar cicilan kredit tanpa adanya keringanan.

“Kami berharap Bank Aceh bisa memberikan relaksasi, seperti penundaan pembayaran cicilan atau pengurangan denda. Pasca banjir, banyak ASN yang harus mengeluarkan biaya besar untuk memperbaiki rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar seorang ASN kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, kebijakan relaksasi kredit sangat dibutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap nasabah yang terdampak bencana alam. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat pemulihan ekonomi pascabanjir di Aceh Utara.

ASN lainnya juga mengungkapkan harapan serupa. Ia mengatakan bahwa sebagian wilayah yang terdampak banjir masih dalam tahap pemulihan, sementara kebutuhan hidup terus berjalan. “Relaksasi dari Bank Aceh akan sangat membantu meringankan beban ekonomi ASN dan masyarakat pada umumnya,” katanya.

Para ASN berharap Bank Aceh Syariah dapat segera merespons aspirasi tersebut dengan mengeluarkan kebijakan khusus bagi nasabah terdampak banjir, sebagaimana yang kerap dilakukan perbankan dalam situasi bencana alam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Aceh Syariah belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan relaksasi kredit tersebut. Masyarakat dan ASN di Aceh Utara menunggu langkah konkret dari pihak perbankan untuk mendukung pemulihan ekonomi pascabanjir.

Baca Juga:  Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja, Sekjen Kementerian ATR/BPN Targetkan SAKIP Capai Predikat A

Berita Terkait

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah
Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat
Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x