Diduga Dana JKN Puskesmas di Aceh Utara Dipotong, Tenaga Kesehatan Mengeluh

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Aceh Utara — Sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas wilayah Kabupaten Aceh Utara Selasa (17/03/2026), mengeluhkan adanya dugaan pemotongan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mereka terima. Pemotongan tersebut diduga dilakukan untuk dialokasikan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Keluhan ini mencuat setelah para tenaga kesehatan menyadari adanya penurunan signifikan pada nominal dana JKN yang diterima. Jika sebelumnya mereka menerima insentif berkisar di atas Rp800 ribu, kini jumlah tersebut turun drastis menjadi sekitar Rp400 ribu.

“Kami cukup terkejut. Biasanya kami terima di atas Rp800 ribu, tapi sekarang hanya sekitar Rp400 ribu lebih,” ujar salah satu tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya.

Para tenaga kesehatan mempertanyakan transparansi pengelolaan dana tersebut. Mereka berharap ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai dasar pengurangan dana JKN yang selama ini menjadi salah satu sumber tambahan penghasilan bagi tenaga kesehatan di fasilitas layanan tingkat pertama.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan klarifikasi guna menghindari polemik berkepanjangan. Menurut mereka, jika benar terjadi pengalihan dana tanpa sosialisasi yang jelas, hal ini berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan tenaga kesehatan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara dan BPJS aceh utara belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan oleh awak media.

Kasus ini menambah daftar persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan di daerah, terutama terkait kesejahteraan dan transparansi anggaran. Para tenaga kesehatan berharap adanya kejelasan dan kebijakan yang adil agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu.

Baca Juga:  Wamen Ossy Tutup Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan, Apresiasi Kesungguhan Satgas Berantas Mafia Tanah

Berita Terkait

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman
Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir
Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap
Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang
Momen Humanis Personil Polresta Pati Pada saat Pelayanan Aksi Unras
Jalan Dan Jembatan Desa Balai Agas Hancur Total,Kemana Kades,Dewan dan Bupati Melawi, Anggaran Pembangunan Apakah Untuk Memperkaya Diri
IPSM Aceh Utara Desak Pemerintah Pusat Segera Normalisasi Sungai di Aceh
Kantor Pertanahan Kab. Jepara Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi PTSL 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:58

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:14

Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:25

Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:13

Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:29

Momen Humanis Personil Polresta Pati Pada saat Pelayanan Aksi Unras

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:03

IPSM Aceh Utara Desak Pemerintah Pusat Segera Normalisasi Sungai di Aceh

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:22

Kantor Pertanahan Kab. Jepara Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi PTSL 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:20

Buka Webinar Kearsipan Sekjen ATR/BPN :Peralihan Ke Arsip Elektronik Harus Dikelola dengan Baik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x