‎Dukungan Psikososial Diperkuat, Tim PKK Kemenkes Dampingi Penyintas Banjir di Aceh Utara ‎

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, ‎Upaya pemulihan kesehatan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Utara terus diperkuat melalui kegiatan dukungan psikososial bagi masyarakat penyintas, baik orang dewasa maupun anak-anak.

‎Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, sebagai bagian dari respons komprehensif penanggulangan dampak bencana.

‎Pendampingan Psikologis Individu
‎Tim psikologi klinis dilakukan oleh Amelia dan Nasri Zulhadi. Mereka fokus pada pendampingan individual bagi penyintas dewasa, khususnya yang mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).

‎” Keluhan yang banyak ditemukan antara lain gangguan tidur, kelelahan fisik, serta kecemasan yang mulai berdampak pada aktivitas sehari-hari,” ungkap dr Maidar, MKes, penanggungjawab HEOC (Health Emergency Operational Center) Aceh Utara, Sabtu, 10 Januari 2026, saat mendampingi tim TCK di Gampong Riseh Tuning Kecamatan Sawang.

‎Dikatakan, melalui asesmen psikologis dan pendekatan terapeutik yang sesuai, tim memberikan penanganan awal untuk membantu penyintas mengelola stres, meningkatkan rasa aman, serta memperkuat mekanisme koping di tengah situasi pascabencana.

‎Sementara itu, Euis Desi Manyang Sari dan Utari memfokuskan kegiatan pada trauma healing anak-anak penyintas banjir. Hasil identifikasi awal menunjukkan adanya dampak trauma yang termanifestasi dalam bentuk gangguan konsentrasi, mudah teralihkan, serta ketakutan berlebih ketika hujan turun, yang menjadi pemicu ingatan terhadap peristiwa banjir.

‎Pendekatan trauma healing dilakukan melalui metode bermain dan aktivitas kreatif, yang memungkinkan anak-anak mengekspresikan perasaan mereka secara aman dan nyaman. Melalui permainan, tim psikolog klinis dapat mengidentifikasi keluhan yang dialami anak-anak dan memberikan penanganan sesuai kebutuhan masing-masing.

‎Kegiatan itu berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, berhasil menciptakan suasana yang lebih positif, dan orang tua menjadi terlatih dalam mengontrol emosinya ketika muncul gejala stress setiap hujan turun.

‎”Keadaan anak-anak setelah mendapatkan intervensi psikologis motivasi meningkat untuk berinteraksi, bekerja sama dalam aktifitas mewarnai secara berkelompok, sebagai bagian dari proses pemulihan psikologis,” ungkap Maidar.

‎Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Agus Jamaludin, MKes, menyampaikan bahwa sebanyak 11 psikolog klinis telah ditugaskan di Kabupaten Aceh Utara untuk mendukung percepatan pemulihan psikologis masyarakat terdampak bencana.

‎“Kehadiran psikolog klinis ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kesehatan mental masyarakat Aceh Utara, terutama saat tenaga kesehatan setempat juga turut terdampak bencana,” kata Agus.

‎PIC Tim Relawan PKK Kementerian Kesehatan, Hasban, mengingatkan seluruh relawan agar dapat memanfaatkan waktu penugasan secara optimal. “Relawan diharapkan memberikan dukungan psikologis tidak hanya kepada masyarakat di pengungsian, tetapi juga kepada tenaga kesehatan yang bertugas, karena telah teridentifikasi mengalami sekundari traumatic stress (STS), baik nakes dan relawan yang sedang bertugas.l,” harapnya.

‎Kegiatan dukungan psikososial dilaksanakan di beberapa lokasi pengungsian. Sebanyak 4 orang tenaga psikologi klinis memberikan layanan di Pos Pengungsian Gampong Paloh Raya, 4 orang di Keude Bungkaih, dan kegiatan dilanjutkan pada sore hari di Pos Pengungsian Riseh Tunong.

‎” Kegiatan dukungan psikososial akan terus diupayakan secara merata dan berkelanjutan sesuai kebutuhan lapangan,” ungkap Maidar.

Baca Juga:  Ambil Sertipikat di Hari Libur, Masyarakat: Benar-Benar Pengalaman Terbaik

Berita Terkait

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman
Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir
Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap
Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang
Momen Humanis Personil Polresta Pati Pada saat Pelayanan Aksi Unras
Jalan Dan Jembatan Desa Balai Agas Hancur Total,Kemana Kades,Dewan dan Bupati Melawi, Anggaran Pembangunan Apakah Untuk Memperkaya Diri
IPSM Aceh Utara Desak Pemerintah Pusat Segera Normalisasi Sungai di Aceh
Kantor Pertanahan Kab. Jepara Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi PTSL 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:58

Kunker Ke Polres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh Tekankan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat dan Kunjungi Pesantren Darul Iman

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:14

Hujan Lebat, Dayah Nurul Iman di Pirak Timu Terendam Banjir

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:25

Penganiayaan Berat Mahasiswi Telah Dilaporkan ke Polsek Kota Utara Polres Gorontalo, Pelaku Belum di Tangkap

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:13

Kunker ke Polres Gayo Lues, Kapolda Aceh Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Tandatangani Prasasti Pembangunan Polsek Dabun Gelang

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:29

Momen Humanis Personil Polresta Pati Pada saat Pelayanan Aksi Unras

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:03

IPSM Aceh Utara Desak Pemerintah Pusat Segera Normalisasi Sungai di Aceh

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:22

Kantor Pertanahan Kab. Jepara Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi PTSL 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:20

Buka Webinar Kearsipan Sekjen ATR/BPN :Peralihan Ke Arsip Elektronik Harus Dikelola dengan Baik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x