Gagal Konstruksi, Dermaga Nelayan Rawan Ambruk, Oknum DPRD Sambas Terseret dalam Pusaran

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Mediakompas.com, Sambas, Kalbar- Proyek Pembangunan Dermaga Nelayan terpadu tahun 2021 diduga mengalami gagal Konstruksi yang berakibat tidak bisa dimanfaatkan oleh Nelayan, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas.

Gagal Konstruksi Dermaga Nelayan mengakibatkan kemiringan yang nantinya akan berujung ambruk dan membahayakan Keselamatan Nelayan yang lagi bertambat di Dermaga tersebut.

Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Uray Azhari Kepala Bidang Produksi Perikanan Tangkap Perairan Umum Daratan ( PUD), sekarang menjadi bidang P2HP (Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan) menyampaikan, tahun 2020 Dinas Perikan, Peternakan, Kesehatan Hewan mempunyai program Program pengembangan Nelayan Kecil Terpadu di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun 2021 ada kegiatan pendukung seperti pembangunan jalan setapak, jembatan, dan Dermaga, program tersebut dibawa oleh Anggota DPRD kabupaten Sambas di Desa Parit Baru guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Terkait dengan informasi kemiringan Dermaga Nelayan, kami baru mengetahuinya dari teman- teman Media, karena sejak perubahan nomenklatur Bidang dari Bidang Perairan Umum Daratan dan TPI sekarang menjadi bidang P2HP (Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan).

Baca Juga:  Pemda Sanggau Hanya Pandai Berpidato? Kebocoran BBM Bersubsidi Disorot, Solusi Tak Kunjung Ada

Lanjut Azhari, terkait dengan anggaran yang dikeluarkan berkisaran ± 600 juta.

Di akhir wawancaranya, Azhari mengucapkan terimakasih kepada teman- teman media yang telah memberikan informasi.

Uray Azhari Kepala Bidang Produksi Perikanan Tangkap Perairan Umum Daratan ( PUD), sekarang menjadi bidang P2HP (Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan)

Kepala Desa Parit Baru, Suhardi Menyampaikan, Bahwa Pembangunan Dermaga Pelabuhan Tambat Bongkar muat ikan Nelayan di Desa Parit Baru berada di Lahan milik Pribadi Masyarakat dan kegiatan tersebut belum diserah terimakan ke Desa Parit Baru.

Lanjut Suhardi, memang di awal kita pernah diminta data-data lahan masyarakat yang nantinya akan dibebaskan, namun hingga saat ini belum ada pembebasan lahan milik Masyarakat.

Dimana rencana pembangunan awal tidak hanya Pembangunan Dermaga Nelayan, Ruas jalan, dan Jembatan Box Culvert, namun ada Pos Jaga, tempat olahraga seperti lapangan Volley pernah dijanjikan.

Saya berharap proses pembangunan dermaga bisa berkelanjutan dan Kami sangat memerlukan informasi dari Dinas terkait, Status Dermaga ini seperti apa, karena belum ada Penyerahan secara Resmi Oleh Dinas Terkait.

Terkait dengan penurunan bagian depan tiang Dermaga berakibat terjadi kemiringan sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh Nelayan, tutup Suhardi.

( Bersambung)

(Tur)

Berita Terkait

Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Aceh Utara Dilantik, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Seni Budaya Aceh Sedati Tunang Meriahkan HUT ke-81 RI di Cot Girek
Drum Band SMA Negeri 1 Cot Girek Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI
Pria 48 Tahun Ditemukan Meninggal di Bawah Rumah Panggung di Tanah Luas
SMK Negeri 1 Cot Girek Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati Hari Damai Aceh
SMA Negeri 1 Cot Girek Gelar Doa Bersama Peringati Hari Damai Aceh, Siswa Antusias Ikuti Rangkaian Kegiatan
Warga Batu XII Keluhkan Debu Proyek Jalan, Minta Kontraktor Perhatikan Kenyamanan Masyarakat
Semarak HUT ke-81 RI, Cabdin Aceh Utara Gelar Turnamen Olahraga Persahabatan Antar Pimpinan Sekolah
Berita ini 31 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:45

Transformasi Kementerian ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah untuk Percepat Pelayanan bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:37

Soft Launching Reaktivasi PLB Temajuk, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:39

Tambang Pasir dan Tanah Urug di Sambas: Transparansi Izin Jangan Hanya Jadi Formalitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x