Indramayu,Kompasakses.com – “Organisasi Gerakan Pers Lurus Akurat Kritis (Geplak) Kabupaten Indramayu sigap memberikan bantuan uang tunai kepada Bapak Tamas, warga Desa Cidempet Blok Kebun Pring RT 1 RW 01, Kecamatan Arahan. Sabtu 14 Pebruari 2026.
Bantuan ini diserahkan setelah rumah sederhana miliknya ambruk diterpa angin kencang beberapa hari lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Geplak, Ali Zaidan, menegaskan bahwa organisasi gabungan wartawan ini lahir untuk menjembatani aspirasi masyarakat. “Kami dari Geplak adalah gabungan wartawan yang ada di Indramayu.
Meski baru terbentuk, kami akan terus bergerak cepat menyambung suara rakyat ke pihak berwenang. Untuk kasus Bapak Tamas ini, kami menyerahkan bantuan uang tunai sebagai bentuk kepedulian awal.
Kami juga menekankan kepada Dinas Sosial, Diskimrum, dan pihak terkait lainnya agar segera memberikan perhatian serius, termasuk rehabilitasi rumah layak huni bagi warga rentan seperti beliau,” tegas Ali saat menyerahkan bantuan di lokasi kejadian.
Bapak Tamas, yang kini tinggal bersama cucu yatim piatunya, mengisahkan kondisi rumahnya yang sudah lama mengkhawatirkan. “Rumah saya ini sudah dua tahun kondisinya reot parah, roboh sana-sini.
Memang tahun kemarin ada petugas dari dinas yang datang melihat dan mencatat kondisi rumah saya. Tapi, sampai saat ini belum ada bantuan nyata, hingga akhirnya rumah ambruk diterpa angin.
Apalagi umur saya sudah rentan, jelas tidak bisa berbuat apa-apa sendiri. Saya hanya bisa menghidupi satu cucu yatim piatu ini dengan susah payah,” ceritanya panjang lebar kepada awak media Kaget News dengan suara bergetar.
Saat dikonfirmasi via telepon seluler, Kuwu Cidempet Mahfudin sedang mengikuti kegiatan di luar daerah dan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
Sekjen Geplak, Endri Yuza, menambahkan bahwa bantuan ini juga melibatkan donatur dan program kerja organisasi. “Kami dari Geplak memang baru seperti umur setamat jagung, tapi sesuai moto kami ‘Gerakan, Pers, Lurus, Akurat, Kritis’, kami akan terus bergerak.
Bantuan uang tunai untuk Bapak Tamas ini murni dari donatur internal Geplak dan dukungan awal dari mitra.
Ke depan, program kerja kami mencakup advokasi bantuan sosial rutin, koordinasi dengan instansi seperti Dinsos untuk program rumah layak huni, serta monitoring donasi dari swasta agar tepat sasaran.
Kami ingin jadi jembatan antara rakyat dan pemerintah,” pungkas Endri penuh semangat.Kejadian ini menggarisbawahi urgensi penanganan rumah tidak layak huni di pedesaan, sekaligus peran organisasi masyarakat dalam mengawal bantuan sosial.***
J’s



















