Jalan Desa Tanjung Dama Rusak Parah Pascabanjir, Aktivitas Warga dan Anak Sekolah Terganggu

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 12:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, Aceh Utara — Kondisi jalan desa di Gampong Tanjung Dama, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, pasca banjir kini sangat memprihatinkan. Jalan yang menjadi penghubung utama antara Desa Tanjung Dama dan Desa Merbo Lama tersebut mengalami kerusakan parah, dipenuhi lumpur, kubangan air, serta jalur yang licin dan berlumpur, sehingga menyulitkan aktivitas warga.

Pantauan di lokasi Senin (5/01/2026) menunjukkan, badan jalan tampak berlubang dan becek, dengan genangan air di hampir seluruh sisi jalan. kondisi ini semakin parah setelah banjir melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Jalan yang sebelumnya menjadi akses vital warga kini sulit dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dampak paling dirasakan adalah oleh anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut. Sejumlah pelajar terpaksa berjalan ekstra hati-hati, bahkan ada yang harus melepas sepatu agar tidak terperosok ke dalam lumpur. warga juga mengeluhkan keterlambatan aktivitas ekonomi dan akses menuju fasilitas umum akibat rusaknya jalan tersebut.

Geuchik Gampong Tanjung Dama Rasyidin, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jalan yang semakin memburuk pasca banjir, Ia mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antar desa yang sangat vital bagi masyarakat.

“Jalan ini sangat penting bagi warga, terutama anak-anak sekolah dan masyarakat yang beraktivitas setiap hari. Pasca banjir kondisinya semakin rusak dan membahayakan. Kami sangat menyayangkan hal ini,” ujar Geuchik Rasyidin.

Ia menambahkan, pihak gampong telah menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah kecamatan dan instansi terkait agar segera mendapat perhatian serius. menurutnya, perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan melakukan perbaikan. Jangan sampai kondisi ini terus dibiarkan, karena menyangkut keselamatan warga,” tegasnya.

Warga Gampong Tanjung Dama pun berharap adanya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak, agar akses antar desa kembali normal dan aktivitas masyarakat, khususnya pendidikan anak-anak, tidak terus terganggu.

Baca Juga:  Menteri Nusron Salurkan Bantuan dan Dengar Jeritan Warga yang Kehilangan Keluarga di Kabupaten Agam

Berita Terkait

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x