Jurnalis Aceh Utara Angkat Bicara Masalah Desil

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, ACEH UTARA – Persoalan data desil (pengelompokan kesejahteraan) yang menjadi basis penyaluran bantuan sosial kini tengah menjadi dilema dan problematika besar bagi masyarakat di seluruh Aceh.

Kondisi ini memicu perhatian serius dari sejumlah jurnalis senior di Aceh Utara yang berkumpul untuk membedah masalah tersebut di Warung Kopi Union, tepat di depan Kantor Bupati Aceh Utara, Selasa (12/05/2026).

Dalam diskusi santai namun sarat akan kritik tersebut, hadir Syahrul Usman (Pimred Pase Satu), Indra (Wartawan FaktaNews), Amin (Wartawan Kompasakses), Mahdi (Wartawan Gebrak), dan Jamaluddin (Wartawan Siber Nusantara).

Pemimpin Redaksi Pase Satu, Syahrul Usman, membuka pembicaraan dengan menyoroti banyaknya laporan warga miskin yang justru tidak masuk dalam kategori penerima manfaat (Desil 1 atau 2), sementara warga yang secara ekonomi lebih mapan justru terdata di desil rendah.

“Ini adalah dilema besar. Data desil saat ini seolah menjadi tembok penghalang bagi masyarakat miskin untuk mendapatkan haknya. Kita butuh keberanian pemerintah untuk melakukan sinkronisasi ulang agar data ini tidak hanya cantik di atas kertas, tapi akurat di lapangan,” tegas Syahrul.

Senada dengan hal tersebut, Indra dari FaktaNews mengungkapkan bahwa carut marut data ini telah memicu gesekan sosial di tingkat Gampong (desa). Ketidaktepatan sasaran bantuan membuat kecemburuan sosial antar warga semakin meruncing.

Para jurnalis ini sepakat bahwa solusi utama dari problematika ini adalah transparansi dan keterlibatan aktif perangkat desa. Amin dari Kompasakses menekankan pentingnya publikasi data agar masyarakat bisa melakukan kontrol sosial secara mandiri.

Berikut adalah poin-poin solusi yang dirumuskan dalam diskusi tersebut:
Verifikasi Faktual: Petugas harus melakukan observasi langsung ke rumah warga, bukan sekadar menyalin data lama.

Optimalisasi Musdes: Mendorong setiap Gampong melakukan Musyawarah Desa (Musdes) secara jujur untuk menentukan kelayakan status ekonomi warga.

Transparansi Parameter: Pemerintah harus menjelaskan secara gamblang indikator apa saja yang menentukan peringkat desil seseorang agar tidak timbul asumsi liar.

Fungsi Kontrol Pers
Mahdi dari wartawan Gebrak dan Jamaluddin dari Siber Nusantara menegaskan bahwa pers di Aceh Utara akan terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun pusat.

“Kami tidak ingin melihat data desil ini menjadi ‘hantu’ bagi warga kurang mampu. Pers akan terus menyuarakan ketidakadilan ini agar pemerintah segera melakukan evaluasi total terhadap sistem pendataan yang ada,” ujar Jamaluddin.

Pertemuan di Warung Union ini menjadi bukti bahwa para jurnalis di Aceh Utara tidak hanya berperan sebagai pelapor berita, tetapi juga sebagai penyambung lidah masyarakat dalam mencari solusi atas permasalahan sosial yang pelik di Bumi Serambi Mekkah.

Baca Juga:  Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Jeunieb, Warga Terpaksa Beli hingga Rp65 Ribu

Berita Terkait

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x