Kapolda Aceh Pimpin Upacara Pembukaan Latihan Jungle Warfare Satbrimob Polda Aceh Digelar di Cot Girek

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 09:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Aceh Utara— Latihan Pemeliharaan Kemampuan Jungle Warfare jajaran Satuan Brimob Polda Aceh Tahun 2026 resmi dibuka pada Rabu (1/4/2026) pukul 09.30 WIB di lapangan Beurandang Asan kecamatan cot girek, kabupaten Aceh Utara.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan personel Polda Aceh, khususnya dari satuan Brimob yang akan menjalani latihan dan turut hadir dalam upacara ratusan personil polres aceh utara, kemampuan tempur di medan hutan. Para peserta terlihat mengenakan perlengkapan taktis lengkap sebagai bagian dari kesiapan operasional.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Aceh a.n. Brigjenpol Ari Wahyu Widodo.,S.I.K, Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K, para Pejabat Utama Polda Aceh, Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H, S.I.K, M.S.M., M.H. dan para pejabat utama Polres Aceh Utara, Forkopimda Aceh Utara, anggota staf satuan, serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam amanatnya, pimpinan upacara Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M.. menyampaikan bahwa perkembangan situasi global dan nasional saat ini berlangsung sangat cepat dan dinamis. Berbagai tantangan keamanan, baik konvensional maupun non-konvensional seperti kejahatan transnasional, terorisme, hingga konflik sosial, dinilai terus berkembang dan memerlukan kesiapsiagaan tinggi dari seluruh aparat keamanan.

“Khususnya di wilayah Aceh, dengan karakteristik geografis yang didominasi hutan, pegunungan, serta wilayah terpencil, menuntut kesiapan khusus dari personel Brimob dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas berintensitas tinggi,” ujarnya.

Latihan Jungle Warfare ini disebut sangat strategis karena dirancang untuk membekali personel dengan kemampuan taktis dan teknis dalam operasi di medan hutan.

Selain mengasah kemampuan fisik, latihan ini juga menguji ketahanan mental, kecerdasan taktis, kemampuan adaptasi, serta soliditas tim dalam menghadapi berbagai skenario ancaman, mulai dari kejahatan bersenjata api, perampokan, penculikan hingga terorisme.

Kapolda Aceh juga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan moralitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan bahwa Brimob tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga harus memiliki mental yang kokoh dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral.

“Jaga nama baik institusi Polri, khususnya Korps Brimob. Setiap tindakan harus berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara serta mampu memberikan rasa aman dan keadilan kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan sejumlah penekanan kepada seluruh peserta latihan, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, melaksanakan latihan dengan disiplin dan tanggung jawab, meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan, menjaga kondisi fisik dan keamanan, serta memperkuat soliditas dan jiwa korsa antar personel.
Mengakhiri amanatnya, pimpinan upacara secara resmi membuka kegiatan latihan dengan mengucapkan,

“Bismillahirrahmanirrahim, Latihan Pemeliharaan Kemampuan Jungle Warfare Jajaran Satbrimob Polda Aceh Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka.”

Adapun pelatihan jungle warfare ini akan dilaksanakan selama satu bulan kedepan terhitung mulai dari hari ini 1 April 2026, dengan lokasi latihan utama berada di kawasan hutan gunung desa Beurandang Asan.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional personel Brimob dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Negara hadir dan negara tidak boleh kalah. Brimob untuk nusa dan bangsa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia

Berita Terkait

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik
Polsek Minas Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan, Tanaman Terkendala Hama Monyet
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:56

Polsek Minas Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan, Tanaman Terkendala Hama Monyet

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x