Ledakan Maut KM Lautan Anugerah di RT 08 Desa Sukabangun Dalam: 2 Tewas, 3 Terbakar, Kompensasi Dipertanyakan — Dugaan Muatan Berbahaya Mengemuka

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.com, KETAPANG — Tragedi ledakan yang terjadi di RT 08 Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Pada hari sabtu malam 02 Mei 2026 lalu masih menyisakan tanda tanya besar. Insiden yang melibatkan KM Lautan Anugerah tersebut menewaskan dua orang, menyebabkan tiga korban mengalami luka bakar serius, dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan keterangan warga, seluruh korban merupakan satu keluarga yang bekerja di KM Lautan Anugerah. Saat kejadian, kapal diketahui sedang memuat sembako untuk dibawa ke Pulau Penebang serta mengangkut bahan bakar minyak (BBM).

Namun hingga beberapa pekan pascakejadian, keluarga korban dikabarkan belum menerima kompensasi maupun bentuk tanggung jawab yang jelas dari pihak perusahaan yang disebut-sebut mempekerjakan para korban, yakni PT KAN. Kondisi ini memicu pertanyaan dan sorotan dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik mempertanyakan mengapa setelah jatuhnya korban jiwa dan korban luka, belum terlihat langkah nyata yang mampu memberikan kepastian maupun rasa keadilan bagi keluarga korban. Di tengah duka yang masih menyelimuti, keluarga korban disebut masih menunggu itikad baik dari pihak perusahaan.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara Gelar Sosialisasi Sertifikat Wakaf di Kecamatan Mayong Bersama Mahasiswa KKN Tematik UNISNU Jepara

Di sisi lain, penyebab ledakan hingga kini masih menjadi misteri. Sejumlah warga menduga ledakan tersebut tidak semata-mata berasal dari muatan BBM. Muncul dugaan adanya material lain yang memiliki daya ledak tinggi. Dugaan tersebut berkembang di tengah masyarakat dan hingga saat ini masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat berwenang.

Peristiwa ini memunculkan tuntutan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas penyebab ledakan, legalitas muatan kapal, standar keselamatan pelayaran, hingga pihak-pihak yang harus bertanggung jawab apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum.

Masyarakat juga mendesak Kejaksaan Agung melalui Jampidsus, kepolisian, serta instansi terkait untuk turun tangan mengungkap fakta sebenarnya di balik ledakan maut yang merenggut nyawa pekerja tersebut.

Kasus ini dinilai tidak boleh berhenti sebagai sekadar kecelakaan biasa. Seluruh fakta harus dibuka secara terang-benderang agar tidak menyisakan spekulasi dan agar keluarga korban mendapatkan kepastian hukum serta keadilan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari PT KAN terkait kompensasi bagi korban maupun tanggapan atas berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat. Media ini membuka ruang hak jawab sesuai dengan undang – undang pers.

Berita Terkait

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:56

Polsek Minas Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan, Tanaman Terkendala Hama Monyet

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x