Menteri Natalius Pigai akan Bentuk 10 Desa Sadar HAM di Aceh

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 16:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, ACEH UTARA — Menteri Hak Asasi Manusia (Menham RI), Natalius Pigai memiliki program pembentukan 10 desa Sadar HAM di Aceh pada tahun ini. Sepuluh desa itu nantinya diharapkan dapat menjadi desa percontohan sadar HAM di Aceh. Hal itu disampaikan Kabid Instrumen dan Penguatan HAM, Kawnwil Aceh, Dr. Menase Kadepa., M.Si., di Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (9/4/2026).

“Dalam tahun ini juga akan diprasasti oleh menteri hak asasi manusia langsung. Untuk sementara sedang dalam rekrut dan verifikasi. Nantinya desa yang masuk 10 desa Sadar HAM ini adalah desa-desa yang memenuhi syarat. Paham pemerintahnya, paham administrasi pemerintahnya, tata kelola pemerintahan, manajemen desanya yang sudah memiliki standar bagus,” kata Menase Kadepa.

Menase Kadepa menyampaikan hal itu kepada sejumlah wartawan seusai membuka kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat Aceh Utara di Aula Panglateh di Lhoksukon. Dikatakan, melalui program itu, Kementerian HAM ingin hadir di tingkat desa dalam rangka menumbuhkan kesadaran hak asasi di masyarakat.

Program itu juga merupakan salah satu cara Kementerian HAM memastikan pemenuhan kebutuhan HAM warga negara. Dengan adanya program itu, Menase mengatakan Kementerian HAM meyakini potensi konflik yang berujung pelanggaran HAM di suatu desa dapat dimitigasi dan itu juga merupakan salah satu kebijakan Kementerian HAM yang dalam hal ini menjadi perhatian khusus dari Menteri Natalius Pigai.

Kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat yang digelar itu turut dihadiri sejumlah stakeholder Kabupaten Aceh Utara, seperti Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, Camat Lhoksukon Fatwa Maulana dan perwakilan TNI-POLRI di daerah tersebut. Para geuchik (kepala desa) dan aparatur desa di Aceh Utara juga turut berpartisipasi menghadiri kegiatan penguatan kapasitas HAM ini.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Berita Terkait

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia
Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:19

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:50

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x