Media Kompas.Com, Aceh Utara — Banjir yang melanda Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, beberapa waktu lalu tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak serius terhadap fasilitas pemerintahan. Seluruh peralatan Kantor Camat Lapang dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam air banjir.
Pantauan media kompas.com Selasa (13/01/2025), di lokasi menunjukkan sejumlah aset kantor seperti meja, kursi, lemari arsip, komputer, printer, serta dokumen penting dalam kondisi rusak dan tidak dapat digunakan. Air banjir yang masuk ke area perkantoran mencapai ketinggian tertentu sehingga merendam hampir seluruh ruangan.
Camat Lapang Muzakir S,E. menyampaikan bahwa banjir tersebut menjadi salah satu yang terparah dan berdampak langsung terhadap aktivitas pelayanan publik. Akibat kerusakan peralatan kantor, pelayanan administrasi kepada masyarakat sempat terganggu.
“Pascabanjir, hampir semua peralatan kantor kami rusak karena terendam air. Ini tentu sangat menghambat pelayanan kepada masyarakat. Namun, kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar pelayanan tetap berjalan meski dengan keterbatasan,” ujar Muzakir.
Ia juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk membantu pemulihan sarana dan prasarana kantor camat agar aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan normal.
Selain itu, pihak kecamatan saat ini tengah melakukan pendataan terhadap seluruh aset yang rusak untuk dilaporkan secara resmi kepada instansi terkait. Pendataan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses bantuan dan pengadaan kembali peralatan yang dibutuhkan.
Banjir di Kecamatan Lapang sebelumnya terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan meluapnya aliran sungai di wilayah tersebut. Hingga kini, warga dan aparatur pemerintah setempat masih melakukan upaya pembersihan sisa-sisa lumpur dan material banjir di berbagai fasilitas umum.



















