Pascabanjir, Peralatan Kantor Camat Lapang Rusak Parah

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media Kompas.Com, Aceh Utara — Banjir yang melanda Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, beberapa waktu lalu tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak serius terhadap fasilitas pemerintahan. Seluruh peralatan Kantor Camat Lapang dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam air banjir.

Pantauan media kompas.com Selasa (13/01/2025), di lokasi menunjukkan sejumlah aset kantor seperti meja, kursi, lemari arsip, komputer, printer, serta dokumen penting dalam kondisi rusak dan tidak dapat digunakan. Air banjir yang masuk ke area perkantoran mencapai ketinggian tertentu sehingga merendam hampir seluruh ruangan.

Camat Lapang Muzakir S,E. menyampaikan bahwa banjir tersebut menjadi salah satu yang terparah dan berdampak langsung terhadap aktivitas pelayanan publik. Akibat kerusakan peralatan kantor, pelayanan administrasi kepada masyarakat sempat terganggu.

“Pascabanjir, hampir semua peralatan kantor kami rusak karena terendam air. Ini tentu sangat menghambat pelayanan kepada masyarakat. Namun, kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar pelayanan tetap berjalan meski dengan keterbatasan,” ujar Muzakir.

Ia juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk membantu pemulihan sarana dan prasarana kantor camat agar aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan normal.

Selain itu, pihak kecamatan saat ini tengah melakukan pendataan terhadap seluruh aset yang rusak untuk dilaporkan secara resmi kepada instansi terkait. Pendataan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses bantuan dan pengadaan kembali peralatan yang dibutuhkan.

Banjir di Kecamatan Lapang sebelumnya terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan meluapnya aliran sungai di wilayah tersebut. Hingga kini, warga dan aparatur pemerintah setempat masih melakukan upaya pembersihan sisa-sisa lumpur dan material banjir di berbagai fasilitas umum.

Baca Juga:  Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:13

Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:49

Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:48

Kementerian ATR/BPN Siapkan Empat Instrumen Pertanahan untuk Pertamina demi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:47

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x