PKU Angkatan X Resmi Dibuka, Cetak Kader Ulama Muda Penjaga Aqidah Umat

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 07:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.Com, Aceh Utara – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara resmi membuka kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan X Tahun 2026 yang berlangsung di Mitra Hotel, Lhoksukon, Rabu (29/4).

Kegiatan ini mengusung tema “Kontribusi Ulama Muda Aceh Utara dalam Menjaga Aqidah Ummat” dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Aceh Utara.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua MPU Aceh Utara, tokoh agama, serta Wakil Bupati Aceh Utara.

Program ini dijadwalkan berlangsung mulai 29 April hingga 13 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya kaderisasi ulama muda yang berkompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Kepala Sekretariat MPU Aceh Utara, Wahyudin, SH, menyampaikan bahwa Pendidikan Kader Ulama merupakan agenda strategis dalam menyiapkan generasi ulama penerus yang memiliki pemahaman keislaman mendalam serta wawasan kebangsaan yang kuat.

Menurutnya, PKU Angkatan X ini dirancang tidak hanya sebagai ruang pembelajaran keagamaan, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi calon ulama muda.

“Program ini merupakan ikhtiar bersama untuk melahirkan kader ulama yang mampu menjadi penjaga aqidah umat, perekat sosial, serta mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis,” ujarnya.

Wahyudin juga menjelaskan para peserta akan menerima berbagai materi penting, mulai dari pendalaman ilmu syariah, fiqih kontemporer, dakwah, moderasi beragama, hingga wawasan kebangsaan.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pendidikan ini dengan serius agar melahirkan ulama muda yang siap mengabdi untuk umat.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi, S.I.Kom dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan PKU sebagai bentuk komitmen menjaga eksistensi ulama dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan ulama memiliki posisi sentral dalam menjaga moral masyarakat serta menjadi pilar penting dalam membangun Aceh Utara yang berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.

“Pemerintah daerah sangat mendukung pendidikan kader ulama ini. Kita berharap dari program ini lahir ulama-ulama muda yang tidak hanya alim dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial dan perkembangan zaman,” katanya.

Wakil Bupati juga menegaskan sinergi antara ulama dan pemerintah harus terus diperkuat demi menjaga stabilitas sosial, pembinaan umat, serta pembangunan daerah yang berkarakter Islami.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan momentum pendidikan ini sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat.

Komitmen Menjaga Aqidah Umat
Ketua MPU Aceh Utara bersama jajaran pengurus turut menegaskan PKU menjadi bagian dari komitmen melahirkan generasi ulama muda yang siap menjaga aqidah umat serta menjadi penerus perjuangan ulama di Aceh.

Dengan dibukanya PKU Angkatan X ini, diharapkan lahir kader-kader ulama yang mampu membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin dan memperkuat peran ulama di tengah masyarakat.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan.

Baca Juga:  Ikuti Kejuaraan Bulutangkis HUT ke-54 KORPRI, Kementerian ATR/BPN Melaju ke Semifinal

Berita Terkait

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia
Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:19

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:50

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x