Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Program Ketahanan Pangan, Tanaman Mulai Terserang Ulat Daun

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love
Siak(KOMPASAKSES.COM) Polsek Minas terus melakukan pendampingan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil milik kelompok tani di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Pada Rabu (29/7/2026), Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah melakukan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki usia tanam 27 hari.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di lahan pertanian seluas 1,5 hektare yang berada di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas. Lahan tersebut merupakan milik Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning yang diketuai Syamsul Bahri.
Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah Aiptu Andri Azmi bersama para petani guna memastikan perkembangan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan.
Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan kegiatan monitoring rutin dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Kami terus memantau perkembangan tanaman jagung bersama para petani agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani. Dari hasil pengecekan, tanaman secara umum tumbuh dengan baik, meski sudah mulai ditemukan serangan hama ulat daun dan pertumbuhan gulma di beberapa titik. Kami berharap dengan perawatan yang optimal, hasil panen nantinya dapat maksimal,” ujar Kompol Syahrizal.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh lahan telah selesai ditanami jagung pipil. Tanaman menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi bervariasi antara sekitar 6 hingga 15 sentimeter.
Meski demikian, petugas juga menemukan sejumlah kendala yang perlu segera ditangani, di antaranya mulai muncul serangan hama ulat daun, pertumbuhan gulma di sebagian lahan, serta minimnya penyiraman akibat cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Untuk mengantisipasi gangguan tersebut, petani bersama pendamping akan melakukan penyemprotan pestisida guna mengendalikan hama ulat daun, membersihkan gulma secara manual maupun menggunakan herbisida selektif, serta meningkatkan penyiraman tanaman secara berkala dengan mendatangkan pasokan air secara estafet.
Kompol Syahrizal menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di daerah sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
“Kami mengajak seluruh kelompok tani untuk terus semangat merawat tanaman dan berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan kendala di lapangan. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.***
Baca Juga:  Polsek Tualang Ungkap Pencurian 800 Kilogram Sawit di Kebun PT SIR. 3 Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik
Polsek Minas Cek Perkembangan Jagung Ketahanan Pangan, Tanaman Terkendala Hama Monyet
Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik
Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua
Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat
Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter
Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:19

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:50

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:54

Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:52

Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:51

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x