Telan Anggaran Lebih dari Rp1 Miliar, Kondisi Bangunan SD Negeri 54 Mensarang Disorot Warga

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 02:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.com, SANGGAU – Dikutip dari pemberitaan sanggau city, Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan di SD Negeri 54 Mensarang yang berlokasi di Lingkungan Doku, Sei Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi sorotan sejumlah pihak.

Berdasarkan data yang dihimpun, sekolah dengan NPSN 30101899 tersebut masuk dalam daftar paket Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2025 untuk pekerjaan di wilayah Sanggau. Nilai HPS proyek disebut mencapai sekitar Rp1,09 miliar.

Namun, kondisi bangunan di lapangan disebut belum sepenuhnya mencerminkan besarnya anggaran yang dialokasikan. Sejumlah bagian bangunan dilaporkan mengalami kekurangan dari sisi kualitas, seperti atap yang terlihat melengkung, penggunaan material yang dinilai kurang optimal, hingga fasilitas pendukung seperti toilet siswa yang belum memenuhi harapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, beberapa bagian lain seperti plafon dan detail finishing bangunan juga menjadi perhatian karena dinilai belum sesuai dengan standar yang diharapkan dalam pembangunan fasilitas pendidikan.

Seorang warga setempat, Ardi (nama disamarkan), mengaku kecewa melihat kondisi tersebut. Menurutnya, bangunan yang didanai dari anggaran publik seharusnya memberikan hasil yang maksimal dan berkualitas.

“Kalau anggarannya besar, tentu masyarakat berharap hasilnya juga baik dan layak digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi bangunan tersebut, termasuk dari pelaksana proyek maupun instansi yang berwenang melakukan pengawasan.

Baca Juga:  Masyarakat Nilai Pelayanan Pertanahan Kementerian ATR/BPN Semakin Cepat dan Informatif

Pengamat menilai, dalam setiap proyek konstruksi pemerintah, proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan menjadi faktor penting untuk memastikan mutu hasil pekerjaan. Keterlibatan tenaga profesional dan pengawasan yang optimal dinilai sangat berpengaruh terhadap kualitas bangunan yang dihasilkan.

Masyarakat berharap adanya evaluasi dan peninjauan lebih lanjut terhadap proyek tersebut agar fasilitas pendidikan yang dibangun benar-benar dapat memberikan manfaat maksimal bagi siswa dan tenaga pendidik.

Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek juga dinilai penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap penggunaan anggaran negara.

Media ini membuka hak jawab sesuai undang undang pers.

Sumber : sanggau city

Berita Terkait

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV
Ibu PKK Aceh Utara Serahkan Jadup Rp80 Miliar Secara Simbolis di Dewantara
Buka PRESTASI Bersama KPK, Menteri ATR/Kepala BPN Tanamkan Semangat Bekerja Mempermudah Rakyat
Menteri Nusron Tutup Ruang Gerak Mafia Tanah Melalui Transformasi Pelayanan Pertanahan
Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari
Sebarkan Semangat Transformasi Layanan Pertanahan, Menteri Nusron: Untuk Memberikan Kepastian kepada Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:06

Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:42

Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Timur Terus Dipantau, Tanaman Usia 35 Hari Tumbuh Baik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:17

Polsek Minas Panen Jagung Pipil Kuartal II, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:12

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Jagung ½ Hektare Disiapkan untuk Kuartal Kedua

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:30

Polsek Minas Dampingi Persiapan Lahan Jagung Pipil Seluas 1/2 Hektare di Minas Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:24

Usia 47 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Rantau Bertuah Tumbuh hingga 1,85 Meter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:12

Polsek Minas Pantau Budidaya Jagung Pipil di Rantau Bertuah Terus Menunjukkan Perkembangan Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x