SPPG B3 Tanjung Bugis Sambas Klarifikasi Terkait Dugaan Apel Busuk pada Program Penerima Manfaat

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 02:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Kompasakses.com, SAMBAS – Pihak SPPG B3 Tanjung Bugis Sambas memberikan klarifikasi terkait unggahan akun media sosial yang menampilkan buah apel yang diduga dalam kondisi busuk dan diperuntukkan bagi kelompok penerima manfaat 3B (Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui).
Sebelumnya, sebuah akun media sosial menuliskan, “Masa iya buah embegeeeh khusus 3B (Balita, Ibu Hamil, Ibu Menyusui) bentuknya seperti ini?” dalam unggahannya yang kemudian menjadi perhatian publik.
Saat dikonfirmasi Tim Media Kompasakses.com melalui pesan WhatsApp, pihak SPPG B3 Tanjung Bugis menjelaskan bahwa sebelum didistribusikan, buah apel telah melalui proses penyortiran.
“Pagi bang, izin bang, apel sudah disortir. Dari lima kotak apel yang kami beli, ada dua kotak yang terdapat apel busuk. Setiap pengantaran kami selalu berpesan, apabila ada barang yang kurang atau rusak agar segera menghubungi pihak SPPG supaya langsung kami ganti. Namun kami tidak menerima informasi bahwa masih ada apel yang busuk,” ujar perwakilan SPPG.
Ia menjelaskan bahwa secara tampilan luar sebagian apel terlihat masih baik, namun setelah diperiksa terdapat beberapa buah yang mengalami kerusakan di bagian dalam.
“Untuk kulit luar bagus, ternyata isi dalam busuk. Kami menemukan beberapa apel lain yang kondisinya sama dan langsung menggantinya. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kader agar buah yang busuk segera diganti, namun ternyata masih ada yang terlewat,” lanjutnya.
Pihak SPPG mengakui bahwa pada distribusi hari Senin, 3 Agustus 2026, ditemukan cukup banyak apel yang kualitasnya kurang baik.
“Pada hari kejadian memang banyak apel yang busuk. Kami sudah menggantinya dengan buah naga untuk menutupi kekurangan distribusi saat itu,” katanya.
Lebih lanjut, pihak SPPG menyatakan akan melakukan koordinasi kembali dengan para kader pada Rabu, 5 Agustus 2026, guna memastikan seluruh penerima manfaat yang kemungkinan menerima apel rusak mendapatkan penggantian.
“Hari ini kami akan berkoordinasi dengan kader untuk mencari penerima manfaat yang menerima apel busuk dan akan kami ganti. Sebenarnya jika diberi tahu pada hari itu juga, tentu langsung kami ganti dari pihak SPPG,” tutupnya.
Pihak SPPG B3 Tanjung Bugis menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas bahan pangan yang didistribusikan kepada penerima manfaat serta membuka ruang pengaduan apabila ditemukan produk yang rusak atau tidak layak konsumsi agar dapat segera ditindaklanjuti. Media ini membuka ruang hak jawab untuk keberimbangan, sesuai dengan undang – undang pers.

Baca Juga:  Perjalanan Reforma Agraria di Asahduren, Sertipikat Tanah Ulayat Buka Akses Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Utara Ajak Semua Pihak Bergandeng Tangan Bangun Daerah di Musda Golkar XI
HUT ke-4 Satupena.co.id di Aceh Tengah: Dari Kata Menjadi Karya, Mengabdi untuk Masyarakat
Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan 2026 Digelar di Pontianak, Bahas Ekonomi, Ekologi dan Sosial-Keagamaan
Nelayan Paloh Pertanyakan Jatah Solar Subsidi, Minta Dugaan Kebocoran BBM Diselidiki
PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia
Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove
Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh
Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36

Wakil Bupati Aceh Utara Ajak Semua Pihak Bergandeng Tangan Bangun Daerah di Musda Golkar XI

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:26

HUT ke-4 Satupena.co.id di Aceh Tengah: Dari Kata Menjadi Karya, Mengabdi untuk Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:18

Rakorda MUI Wilayah V se-Kalimantan 2026 Digelar di Pontianak, Bahas Ekonomi, Ekologi dan Sosial-Keagamaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:19

PLB Temajuk Kembali Diaktifkan, Bupati Satono: Perbatasan Beranda Terdepan Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:50

Masyarakat Peduli Mangrove Tagih Kejelasan, Wakil Rakyat Diminta Usut Pembabatan Hutan Mangrove

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:57

Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Muhammad Johan Jadi Inspirasi Birokrat Pendidikan Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33

Wagub Kalbar Tampung Keluhan Nelayan Paloh, Dorong Pembangunan SPBN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20

Lagi! Warga Beurandang Dayah Tunjuk LBH ANKARA Hadapi Sengketa Dengan PTPN IV

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x