Kapolsek Sungai Ayak Sekadau Tak Merespons Konfirmasi Terkait Tambang Emas Ilegal, Diduga Pura-pura Tak Tahu

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 15:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Media kompas. Com, Sekadau- Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) masih marak terjadi di Jalan Adi Sucipto, Simpang Sungai Ayak III, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Beberapa hari lalu, awak media online sempat memberitakan aktivitas PETI tersebut. Mirisnya, Kapolsek Sungai Ayak, Ipda Sianturi, saat itu hanya memberikan imbauan dan menyampaikan bahwa pihaknya akan mengecek lokasi.

“Nanti kami cek ke lokasi,” ucap Kapolsek pada Selasa, 30 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pada Jumat, 2 Januari 2026, awak media kembali mengonfirmasi Kapolsek Sungai Ayak terkait perkembangan penanganan aktivitas PETI tersebut, termasuk dugaan keterlibatan bos cukong sekaligus pemilik lahan dan pekerja berinisial AHN atau JKO. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada respons saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. Sikap tersebut terkesan bungkam.

Sementara itu, saat menggelar konferensi pers pada Rabu, 31 Desember 2025, di Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto secara tegas memerintahkan jajarannya untuk melakukan tindakan hukum terhadap para penambang ilegal, terutama para pemodal.

Kapolda juga meminta agar wartawan segera melaporkan personel kepolisian ke Propam apabila tidak memberikan respons saat dikonfirmasi. Ia mengaku telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk merespons dan mengakomodasi kebutuhan informasi wartawan dengan cara yang baik dan santun.

Baca Juga:  Kapolres Ketapang Hadiri Acara Syukuran HUT Brimob ke-80 di Kompi 4 Yon A Pelopor, Forkopimda Ketapang Turut Hadir

“Bila ada kasatker yang tidak merespons wartawan saat dikonfirmasi, segera laporkan ke Propam,” tegas Kapolda.

Warga berharap aparat penegak hukum (APH) dapat bertindak tegas, bukan sekadar memberikan imbauan, untuk menghentikan aktivitas PETI serta mengusut tuntas para bos cukong pemodal di balik kegiatan ilegal tersebut.

 

Menanggapi kasus ini, Ketua Umum JMPN (Jurnalis Merah Putih Nusantara), Raja Simatupang, mengungkapkan kekesalannya terhadap penegakan hukum, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.

“Saya meminta aparat penegak hukum setempat, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk segera bertindak tegas menutup aktivitas PETI dan menangkap serta memproses semua pihak yang terlibat maupun berada di baliknya. Aktivitas ini sudah jelas merusak lingkungan hidup. Jangan menunggu hingga terjadi bencana baru semuanya menjadi ribut dan saling menyalahkan,” ujarnya geram.

Ia menegaskan bahwa undang-undang sudah sangat jelas mengatur larangan tersebut.

“Lantas, apa lagi yang ditunggu? Apakah Polda, Polres, maupun Polsek benar-benar tidak tahu atau sengaja menutup mata? Begitu juga dengan kejaksaan, baik Kejaksaan Negeri maupun Kejaksaan Tinggi, apakah mereka Yakin tidak mengetahui hal ini?tambahnya.(Tim)

Berita Terkait

KBN RI DAN PERADIN MEMINTA PRESIDEN PRABOWO TERBITKAN KEPRES UNTUK MAHKAMAH DESA/KELURAHAN.
Sudah RKAB..? CV Tjong Lieko Indoland Perusahaan Batu Split dan Batu Pecah. LIMAS: Koordinasi untuk Langkah Selanjutnya
PURN AKP JAILANI SH, MANTAN KASAT NARKOBA POLRES SIAK: NAHKODA BARU LAN Riau,:Saya Siap dan Ikhlas mengemban Tugas ini sebagai Nahkoda LAN provinsi Riau 
Konflik Hak Plasma di Cabang Ruan: Kuasa Hukum Desak Krimsus dan Pemprov Tegas Awasi Perusahaan, Koperasi, dan Oknum Desa
Desa Sungai Sambang Dilanda Banjir, Aktivitas Warga Terhenti Total
Kejar Kebenaran Materiil Perkara Terdakwa Ririn, Targetkan Transparansi Hasil DNA dan Forensik !! 
Warga Respon Positif Pembangunan di Desa Temajuk, Limas: Selalu Akan Memonitor
Apel Pagi Kantor Pertanahan Kabupaten Jepara
Berita ini 0 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 05:57

Bhabinkamtibmas Dampingi Kelompok Tani Minas Barat Lakukan Pemipilan Jagung Hasil Panen, Dukung Program Ketahanan Pangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:18

Lahan Jagung Pipil Kuartal II Mulai Disiapkan di Minas Jaya, Polsek Minas Lakukan Pengecekan Lapangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:15

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Minas Siapkan Lahan Budidaya Jagung Pipil di Minas Jaya

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:12

Bhabinkamtibmas Polsek Minas Secara Rutin Cek Perkembangan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan di Minas Timur

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:53

Polsek Minas Dampingi Panen Jagung Pipil Kuartal II 2026 di Kampung Minas Barat

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:04

Bhabinkamtibmas Bersama Kelompok Tani Minas Barat Lakukan Pembersihan dan Pengupasan Jagung Jelang Panen

Senin, 8 Juni 2026 - 04:10

Polsek Minas Cek Calon Lahan Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Minas Jaya

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:20

Polsek Minas Cek Calon Lahan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan Kuartal II

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x